Tampilkan postingan dengan label Dasar-dasar Forex. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar-dasar Forex. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 20 Februari 2016

Pips, Lot, Dan Perhitungan Profit

0 komentar
Beberapa hari yang lalu ada temen trader yang menanyakan sebuah pertanyaan yang sederhana: “sebenernya, nilai 1 pips itu berapa dollar sih?” Pertanyaannya sih sederhana, tapi untuk menjelaskannya perlu perhitungan yang “untuk kebanyakan orang” mungkin dianggap njelimet. Yah, berhubung dia sendiri yang nanya, maka terpaksa saya ajak dia untuk berpusing-pusing mengenal perhitungan nilai pips, lot dan juga perhitungan profit/loss.

Nah, barangkali ada diantara anda yang punya pertanyaan yang serupa dengan temen saya tadi, silahkan deh… disimak cara perhitungan pips, lot dan profit/loss, yang terus terang nih, berhubung saya emang rada "lola" alias loadingnya lama, saat pertama kali dapet dari mentor saya oom Wison (makasih banyak mastah), lumayan lama dan mesti disimak berulang-ulang juga buat pahamnya.

pip
Apa itu pips ? Pip adalah bentuk umum dari sebuah penambahan nilai valas.
Contoh: EUR/USD bergerak dari 1.2250 ke 1.2251, itu 1 pip. Pip adalah nilai tambah dari setiap angka desimal terakhir dibelakang koma. Dari nilai pip itu kita akan mengetahui profit ataupun loss. Perlu diingat, karena setiap mata uang memiliki nilai masing-masing, maka  perlu mengetahui cara perhitungan tiap-tiap kandungan nilai yang ada.

Ok, langsung saja kita ambil contoh pair USD/JPY dengan harga 119.80 (perhatikan valas ini hanya terdiri dari 2 (dua) desimal dibelakang koma, sedangkan lainnya ada yang 4 (empat) desimal dibelakang koma).
Dalam kasus pair USD/JPY ini, 1 pip adalah 0.01. Sehingga perhitungan adalah sebagai berikut :

USD/JPY: 119.80 0.01 dibagi dengan harga valas = nilai pip 0.01 / 119.80 = 0.0000834
Sedangkan untuk pairs yang 4 angka di belakang koma, maka 1 pip adalah 0.0001, contohnya untuk pair USD/CHF dan USD/CAD, perhitungannya adalah sebagai berikut:

USD/CHF: 1.5250 0.0001 dibagi dengan harga valas = nilai pip  0.0001 / 1.5250 = 0.0000655
USD/CAD:
1.4890 0.0001 dibagi dengan harga valas = nilai pip 0.0001 / 1.4890 = 0.00006715

Dalam kasus pair lainnya dimana US Dollar adalah indirect currency, misalnya untuk pair EUR/USD dan GBP/USD , perhitungan adalah sebagai berikut :

EUR/USD: 1.2200 0.0001 dibagi dengan harga valas = nilai pip  jadi 0.0001 / 1.2200 = EUR 0.00008196 Selanjutnya untuk mendapat US dollar maka, perhitungan adalah sebagai berikut:
EUR x harga Valas jadi 0.00008196 x 1.2200 = 0.00009999 Tafsiran tinggi menjadi 0.0001

GBP/USD:
1.7975 0.0001 dibagi dengan harga valas = nilai pip  jadi 0.0001 / 1.7975 = GBP 0.0000556 untuk mendapat nilai US Dollar maka, perhitungan adalah sebagai berikut : GBP x harga valas jadi 0.0000556 x 1.7975 = 0.0000998 Tafsiran tinggi menjadi 0.0001 Begitulah dasar perhitungan Pip dan nilai yang akan dihasilkan.

Apa itu lot? Ok, sekarang kita bicarakan masalah selanjtnya, yaitu perhitungan Lot. Pasar Valas diperdagangkan dalam bentuk lots. Nilai standar per lot adalah $100,000. Ada juga mini lot dengan nilai $10,000. Kurs atau Valas diukur dalam pips yang merupakan penambahan nilai terkecil untuk valas atau mata uang tersebut.

Asumsi: $100,000 per lot. Perhitungan ulang untuk mengetahui dan pengaruh terhadap nilai pip.
  • USD/JPY dengan nilai tukar sebesar 119.90, maka (0.01 / 119.80) x $100,000 = $8.34 per pip
  • USD/CHF dengan nilai tukar sebesar 1.4555, maka (0.0001 / 1.4555) x $100,000 = $6.87 per pip
  • Kasus lain dimana US Dollar bukan base currency. EUR/USD dengan nilai tukar sebesar 1.1930, maka (0.0001 / 1.1930) X EUR 100,000 = 8.38 x 1.1930 = $9.99734 ($10 per pip)
  • GBP/USD dengan nilai tukar sebesar 1.8040, maka (0.0001 / 1.8040) x GBP 100,000 = 5.54 x 1.8040 = 9.99416 ($10 per pip)

Bagaimana cara menghitung Profit/Loss?
Setelah mengenal Pip dan Lot, mari kita mengenal cara menghitung Profit dan Loss.
Contoh: Buy US dollars dan Sell Swiss Francs. Quote rate adalah 1.4525 / 1.4530. Karena kita melakukan Open Buy terhadap US Dollar nilai yang digunakan adalah 1.4530. Katakan kita buy 1 lot seharga $100,000 at 1.4530. Beberapa jam kemudian harga bergerak ke 1.4550 dan memutuskan untuk close trade. Quote rate baru USD/CHF adalah 1.4550 / 14555. Karena kita melakukan Close Sell dari Open Buy sebelumnya maka, nilai yang digunakan adalah 1.4550. Selisih antara 1.4530 and 1.4550 adalah .0020 atau 20 pips. Dengan menggunakan formulasi yang telah dijelaskan sebelumnya maka, (0.0001/1.4550) x $100,000 = $6.87 per pip x 20 pips = $137.40 Ingat, ketika masuk dan keluar atau Open dan Close Trade gerak nilai tergantung dari nilai spread (selisih nilai Bid dan Ask).

Nah, sampai di sini, semoga anda sudah cukup jelas tentang bagaimana menghitung nilai pips dan menghitung profit/loss yang anda peroleh dalam ber-trading. Terus terang sih, waktu saya berikan perhitungan di atas ke temen yang nanyain masalah perhitungan pips dan profit ini, dia lalu protes: “kok ruwet amat sih?” Saya jawab aja: “Lah, tadi nanya?" hehehe!


sumber: seputarforex.com 
Read more...

Transaksi Dalam Forex Trading

0 komentar
Kali ini saya akan membahas tentang transaksi dalam forex trading: apa yang diperdagangkan, bagaimana harganya dan juga jenis-jenis transaksi yang bisa dilakukan dalam forex trading. Apa yang diperdagangkan dalam forex trading? Kedengarannya seperti pertanyaan yang bodoh ya? Lah, namaya juga forex trading, ya yang diperdagangkan tentunya forex atau valas atau valuta asing lah.

transaksi dalam forex trading
Iya memang bener sih. Cuma, ada yang perlu diketahui lebih lanjut kalau anda ingin menjadi seorang forex trader. Dalam forex trading, mata uang diperdagangkan secara berpasang-pasangan. Inilah yang disebut dengan pairs. Contoh pair yang biasa disediakan antara lain adalah EUR/USD, artinya pasangan matauang Euro dan Dollar US.

Contoh lain misalnya: GBP/JPY, GBP/USD, USD/JPY dan lain-lain Kenapa matauang ini harus dipasang-pasangkan? Ini juga menariknya. Dengan diperdagangkan berpasangan seperti ini, maka kita bisa langsung bertransaksi “jual” pada suatu pair, tanpa kita harus “punya” dulu pair itu.

Bingung? Begini deh… klo dalam perdagangan tradisional, kalau kita jual pisang goreng, misalnya, berarti kan kita harus punya (ato setidaknya punya hak terhadap) si pisang yang akan djual. Bener kan? Nah, dalam forex trading, kita bisa “jual” pair USD/JPY tanpa kita “punya” pair itu. Lah, kok bisa? Ya bisalah. Soalnya, di sini klo kita jual pair USD/JPY, itu artinya kita jual USD dan beli JPY. Bingung ya? Ya sudah deh. Intinya di sini, dalam forex trading kita bisa langsung melakukan transaksi, baik itu jual maupun beli untuk semua pair, tergantung hasil analisis kita terhadap pergerakan harga pair tersebut.

Pips dan Lot
Ok deh, sekarang kita mulai masuk ke istilah dasar yang perlu dikenal dalam forex trading. Pip adalah satuan perubahan nilai dalam forex trading. Contoh: EUR/USD bergerak dari 1.3050 ke 1.3051, itu berarti harga berubah (naik)1 pip. Pip adalah nilai tambah dari setiap angka desimal terakhir dibelakang koma. Pip juga biasa digunakan untuk perhitungan profit ataupun loss. Nah, pasar Valas biasanya diperdagangkan dalam bentuk lot.

Nilai standar per lot adalah $100,000. Ada juga mini lot dengan nilai $10,000. Meskipun demikian, ada pula broker yang menawarkan fleksibilitas dalam volume transaksi tanpa harus dalam satuan lot, melainkan dalam quantity yang fleksibel sesuai dengan keinginan trader.

Bid, Offer dan Spread
Nah, selanjutnya kita perlu juga paham apa itu bid dan offer serta spread. Bid adalah harga yang berlaku apabila kita menjual (pair), Offer adalah harga yang berlaku apabila kita membeli (pair), sedangkan Spread adalah selisih antar bid dan offer.
Contoh misalnya: Untuk EUR/USD berlaku Bid: 1.3050 dan Offer: 1.3052. Berarti, apabila kita akan membeli pair EUR/USD maka akan dikenakan harga sebesar 1.3052 sedangkan apabila kita menjual akan dikenakan harga 1.3050. Spread untuk pair EUR/USD saat itu adalah 2 pips.

Jenis-jenis Transaksi dalam Forex Trading
Sekarang kita akan masuk pada bahasan tentang transaksi dalam forex trading. Secara umum transaksi yang bisa kita lakukan adalah Buy dan Sell terhadap pairs yang tersedia. Ada 2 jenis perintah/order untuk setiap transaksi yakni:
  • Instant executions Order (buy ato sell): yang dilakukan pada saat harga market sekarang.
  • Pending orders: Order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu (dengan kata lain harga booking).

Pending order dibagi menjadi 4 jenis yaitu:
  1. Buy Stop: Memasang order buy pada harga tertentu (diatas harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak naik, dan di harga tersebut akan otomatis berjalan order buy. Harapannya tentu saja harga terus bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit.
  2. Sell Stop: Memasang order sell pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak turun, dan di harga tersebut akan otomatis berjalan order sell. Harpannya harga akan terus bergerak turun lagi supaya mendapatkan profit.
  3. Buy Limit: Memasang order buy pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan), dengan harapan harga bergerak turun ke harga tersebut. Apabila harga yang telah kita tetapkan itu tersentuh, maka otomatis berjalan order buy. Harapannya, setelah itu harga kemudian bergerak naik atau istilahnya mental di harga tersebut.
  4. Sell Limit: Memasang order sell pada harga tertentu (dibawah harga sedang berjalan) dengan harapan harga bergerak naik ke harga tersebut. Apabila harga yang telah kita tetapkan itu tersentuh, maka otomatis berjalan order sell. Harapannya, agar setelah itu harga akan bergerak turun (atau mental di titik tersebut) supaya profit.
Kapan Buy dan Kapan Sell? Nah, itu dia pertanyaan mendasar bagi seorang trader. Kata para master sih, patokan dasar dalam forex trading adalah: Buy di saat harga rendah dan kita perkirakan bakalan naik, dan Sell di saat harga tinggi dan kita perkirakan bakalan turun. Simple kan? Masalahnya kemudian adalah: bagaimana kita tahu bahwa harga bakalan naik ato turun? Nah, kalo untuk menjawab pertanyaan ini, maka kita masuk ke bahasan tentang analisis dalam forex trading yang nanti akan kita bahas dalam artikel-artikel selanjutnya.

sumber: seputarforex.com 
Read more...

Apa Itu Spread?

0 komentar
Siapa yang tidak mengenal spread? Setiap trader yang bertransaksi di forex market akan langsung berhadapan dengan spread. Namun secara lebih luas penggunaan spread dan pengaruhnya terhadap trader secara menyeluruh sedikit yang mengulasnya. Di artikel ini kita akan mengulas mengenai peranan spread dan perhitungannya dalam trading forex beserta definisi yang benar tentang spread.

Jika kita melihat forex quote atau harga, biasanya selalu diikuti dengan nilai bid dan ask. Spread adalah selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli (ask) atau quotes sell dan quotes buy. Spread ini adalah penghasilan yang didapatkan oleh broker dimana pada saat kita sell, spread akan dikenakan antara 2 point sampai puluhan point tergantung dari pair yang digunakan.


apa itu spread

Besar dari spread berbeda-beda dalam tiap pair. Untuk pair yang sama pun spread yang diberikan bisa berbeda-beda antara satu broker forex dengan broker lainnya. Broker forex ada yang menggunakan fixed spread, yaitu spread yang tidak berubah-ubah dalam kondisi market apapun. Namun ada pula yang menggunakan sistem floating spread, dimana spreadnya berubah-ubah tergantung dari kondisi market.

Biasanya spread forex (floating) telah dipatok oleh masing-masing broker dan tidak akan mengalami perubahan yang terlalu signifikan kecuali pada perkembangan selanjutnya, broker forex merasa perlu untuk menaikkan spread tersebut. Walaupun spread ini bisa dikatakan tetap atau pasti, tetapi dalam aturan masing-masing broker biasanya ditambahkan kalimat bahwa "akan terjadi kenaikan spread ketika terjadi isu fundamental yang sangat kuat mempengaruhi pasar", dimana laju pergerakan untuk pasangan mata uang sangat cepat.

Bagi trader forex berpengalaman, momen seperti ini merupakan sebuah momen yang ditunggu-tunggu, karena tidak setiap saat dapat meraih keuntungan dalam tempo yang sangat singkat. Ketika terjadi perubahan spread, bagi trader yang telah melakukan open position pada saat awal tentu saja ini bukan masalah karena memang pengaruhnya tidak terlalu besar, kecuali sedang dalam posisi loss maka pembengkakan spread ini sangatlah menyakitkan.

Akan tetapi bagi seorang trader yang baru masuk ke dalam pasar, pembengkakan spread akan sangat terasa sekali, apalagi ditambah dengan keberadaan margin yang sangat kecil, atau bisa dibilang hanya mampu menahan pergerakan dibawah 100 poin.

Karena banyaknya trader forex yang juga melakukan open position pada saat yang sama, terkadang terjadi delay dalam open position dan tentunya ini sangat merugikan bagi seorang trader. Ada kemungkinan spread yang ditanggung sudah membengkak serta poin yang diinginkan meleset karena adanya delay tersebut. Untuk itu, perhatikan spread pada pair yang Anda gunakan sebelum mentransaksikan mata uang.

Sumber:
http://paguyubantrading.blogspot.com
www.indobrokerfx.com
seputarforex.com
Read more...

Kembali Ke Dasar Trading (1)

0 komentar
Artikel ini ditulis oleh Dr. Van K. Tharp, seorang psychologist, penulis buku, dan mentor trading terkemuka. Salah satu bukunya yang terkenal berjudul ’’Peak Performance Course for Investors and Traders’’. Ia juga menulis artikel di situs TradingEducation.com untuk membantu para trader dari berbagai level, dari mereka yang trader pemula hingga mereka yang telah berhasil dan ingin lebih berhasil lagi. Artikel ini diambil dari serial tulisan Back To Basics, atau kembali ke dasar trading.

Jika Anda mengikuti artikel-artikel Van Tharp maka Anda akan sering membaca ungkapan ini: ’’Anda tidak dapat trading berdasarkan pergerakan harga pasar, Anda hanya bisa trading berdasarkan kepercayaan Anda terhadappergerakan harga pasar.’’ Apa artinya?

Dr. Tharp menjelaskan bahwa untuk menjadi trader yang berhasil Anda mesti mengetahui apa saja yang diperbuat oleh para trader sukses pada umumnya. Jika telah mengetahui langkah-langkah yang bisa menimbulkan perilaku yang luar biasa, Anda harus mengetahui unsur apa saja yang mendasari langkah tersebut. Unsur-unsur tersebut meliputi kepercayaan, keadaan mental, dan strategi mental yang diperlukan untuk mengerjakan langkah-langkah tersebut.

Mari kita lihat beberapa pernyataan yang mungkin telah Anda percaya:
  • Pasar adalah tempat yang berbahaya untuk berinvestasi (Anda benar)
  • Pasar adalah tempat yang aman untuk berinvestasi (Anda benar)
  • Wall Street mengendalikan pasar dan sulit bagi kita trader kecil untuk bisa profit (Anda benar)
  • Anda bisa dengan mudah memperoleh keuntungan besar di pasar (Anda benar)
  • Sangat sulit untuk mendulang profit di pasar (Anda benar)
  • Anda harus mengumpulkan banyak informasi tentang pasar sebelum Anda bisa trading dengan hasil yang profitable (Anda benar)

Anda benar untuk setiap pernyataan diatas, walaupun mungkin Anda mengatakan setuju atau tidak setuju pada pernyataan lainnya. Jika Anda tidak percaya pada setiap pernyataan tersebut diatas, lalu apa yang Anda percaya? Pernyataan Anda tersebut benar, namun tidak pernah ada jawaban yang pasti benar atau pasti salah. Banyak trader yang percaya seperti yang Anda percayai, dan setuju dengan pernyataan Anda, tetapi banyak juga yang tidak percaya dan tidak setuju dengan pernyataan Anda. Oleh karena itu apapun yang Anda percayai tentang pasar akan menuntun jalan pikiran Anda dan tindakan Anda selanjutnya.

Apakah kepercayaan itu?
Kepercayaan adalah cara utama untuk menyaring informasi. Kepercayaan bersifat mengartikan, membandingkan, mempertimbangkan atau menggolongkan. Apa yang Anda harapkan akan terjadi secara tidak Anda sadari tergantung pada apa yang Anda percaya bisa terjadi. Trader yang sukses percaya bahwa dialah satu-satunya yang bertanggung-jawab atas hasil akhir tradingnya. Mereka akan belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya. Tetapi jika Anda cenderung menyalahkan pihak lain semisal broker Anda, teman Anda, mentor trading Anda, atau bahkan pasar, maka Anda akan cenderung mengulangi lagi kesalahan tersebut.

Jika trader membuat rincian mengenai apa yang dipercaya, tentang dirinya, tentang pasar, tentang kondisi keuangannya dan lain sebagainya, maka akan timbul ide yang lebih baik tentang bagaimana ia harus trading. Ia juga dengan mudah akan bisa melihat kekurangannya. Adalah sangat perlu mengetahui kepercayaan Anda yang bisa mendukung Anda sebagai trader, dan kepercayaan yang menghalangi kemajuan trading Anda.

(Bersambung)

Sumber : www.actionforex.com : Van Tharp Back-To-Basics Series, by Dr. Van K Tharp
seputarforex.com 
Read more...

Bisakah Trading Forex Diajarkan?

0 komentar
Artikel ini mengulas pendapat mengenai bisa atau tidaknya trading forex diajarkan melalui seorang mentor atau guru. Pertanyaan yang sering muncul adalah bisakah seseorang yang ingin berhasil dalam trading forex belajar dari seorang guru, mentor atau coach, ataukah kecakapan dalam trading lebih merupakan bakat bawaan? Ada berbagai pendapat dan teori mengenai kemampuan seseorang untuk bisa belajar trading dari para trader yang lebih berpengalaman, ada yang setuju tetapi banyak juga yang tidak sependapat.


                         


Mereka yang setuju berpendapat bahwa belajar trading di pasar forex tidak ada bedanya dengan belajar disiplin ilmu lainnya. Metode, strategi maupun trik-trik dalam trading bisa dipelajari, termasuk analisa fundamental, teknikal dan money management. Namun bagi yang tidak setuju cenderung berpendapat bahwa faktor kepribadian (personality) dan psikologi sangat berperan dalam trading. Kepribadian dan psikologi sang guru belum tentu sama persis dengan murid. Guru bisa agresif sedang murid defensif, atau sebaliknya si murid sangat agresif tetapi sang guru ‘slow but sure’ sehingga bisa menyebabkan salah paham.

Meskipun demikian ada banyak mentor atau coach trading, terutama di Amerika Serikat. Selain membuka kelas private dan kelompok dengan belajar secara langsung bertatap muka (face to face), mereka juga mengadakan kursus trading secara on-line. Tarifnya cukup bervariasi, dari yang relatif murah hingga yang sangat mahal. Para mentor tersebut yakin bahwa seseorang bisa belajar trading forex sampai berhasil asalkan mereka siap untuk melakukan apa yang seharusnya perlu dilakukan. Apa yang perlu dilakukan adalah bersikap realistis, mau menggunakan strategi trading yang paling efektif, mau disiplin dan mau belajar mengendalikan emosi.

Contoh mentor yang dinilai cukup berhasil dalam mengajarkan trading adalah Richard Dennis dari Turtle Trader (The Turtles). The Turtles adalah kelompok trader murid-murid Richard Dennis. Dennis sendiri menjadi mentor dengan tidak disengaja, setelah ia bertaruh dengan rekannya William Eckhart yang mengatakan bahwa trading tidak bisa diajarkan. Ia kemudian memasang iklan di Wall Street Journal dan memilih 21 pria dan 2 wanita dengan berbagai latar belakang. Beberapa diantaranya punya sedikit pengalaman trading, namun sebagian besar belum mengenal trading dengan baik.

Richard Dennis minta mereka mau komit untuk mengikuti karakter psikologi tradingnya, serta benar-benar disiplin dalam menerapkan strategi dan sistem trading yag akan diajarkan. Setelah berjalan beberapa minggu sebagian dari mereka menunjukkan hasil trading yang mengagumkan sementara sebagian lagi mengalami kemajuan yang pesat. Eckhart kemudian menerima kenyataan bahwa trading memang bisa diajarkan dengan berhasil bila sang mentor mempunyai cara yang sistematis dan efektif sementara si murid mau serius dan terbuka.

Namun demikian dalam kursus trading banyak pula murid yang gagal karena faktor psychology gap dengan para mentornya. Banyak mentor yang menyerah oleh kebiasaan para muridnya yang dianggap terlalu berani atau terlalu takut, serakah, tidak disiplin atau kurang bisa mengendalikan emosi. Sebaik apapun mentor trading, faktor psikologi murid tetap memegang peranan penting dalam menentukan berhasil atau tidaknya sistem trading yang diajarkan. Banyaknya murid yang gagal bukan berarti trading forex tidak bisa diajarkan. Seperti dikatakan William Eckhart mentor mesti mempunyai cara mengajar yang sistematis dan efektif sementara si murid harus komit untuk serius dan terbuka.


Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com
seputarforex.com 
Read more...

Aturan dalam Forex Trading

0 komentar
Anda mungkin sudah sering mendengar atau membaca atau bahkan mungkin diberi petuah langsung, tentang berbagai macam saran dan peringatan dari temen-temen trader senior berkaitan dengan cara atau aturan dalam ber-trading. Kali ini saya mencoba merangkum beberapa saran atau anjuran yang pernah saya dengar, baca atau terima tentang bagaimana cara trading yang baik. Yuk mari kita simak satu per satu.

Aturan 1. Jangan pernah mengambil resiko yang tidak sanggup Anda tanggung. Aturan pertama ini berkaitan dengan banyak hal, misalnya besarnya deposit yang anda lakukan dan besarnya stop loss yang anda gunakan. Di awal saya belajar trading, mentor saya berpesan untuk melakukan deposit hanya sebesar nilai yang bisa saya relakan seandainya nanti saya kehilangan deposit tersebut. Gunakan hanya dana yang "menganggur", jangan gunakan uang sebenarnya sudah ada peruntukkan rutinnya. Bagi Anda yang mahasiswa, jangan gunakan uang kuliah dari ortu untuk deposit yaa! Hehehe...
no uang kuliah
Aturan 2. Jangan menggunakan margin lebih dari 2% dalam sekali trade. Nah, terus terang aturan inilah  yang awalnya sering saya langgar. Hehehe... memang sih, ada temen trader yang katanya menggunakan sampai 20% marginnya dalam satu posisi. Mm... tapi untuk saya pribadi, kalaupun saya menggunakan 20% margin untuk bertrading, saya memilih untuk membaginya dalam beberapa transaksi/posisi dibanding menggunakannya di satu posisi.

Aturan 3. Selalu gunakan stop loss. Jangan menjadi penganut stop loss=margin call yaa! Serius nih, mendingan kita menyadari bahwa kita salah posisi daripada posisi kita ter-floating kelamaan. Iya sih, mentor saya dulu bilang kalau floating itu bagian dari trading, tapi tetep aja... floating (apalagi floating minus) bagi saya bikin kepikiran lah... hihihi...

Aturan 4. Tetapkan target profit saat anda masuk ke market. Jangan berprinsip "gimana ntar" saat ber-trading. Setiap open position harus disertai dengan stop loss dan target profit/point.

Aturan 5. Jangan gengsi menggunakan demo account. Ngomong-ngomong masalah demo account, saya jadi teringat pernah disuruh oleh salah seorang mentor saya untuk trading hanya dengan demo account selama 1 tahun! Waduhh, terbayang gimana "menyesalnya"nya saya ngeliat deretan pips hijau yang berhasil saya kumpulkan di account demo saya. Hihihi...

Aturan 6. Just take a break and take deep breath saat market bergerak di luar harapan anda. Jangan bernafsu untuk mencoba mengambil kembali kerugian anda dan jangan berniat balas dendam. Percaya deh, trading dengan niatan balas dendam justru akan membuat account anda semakin babak belur. Mendingan tutup trading platform, tinggalkan trading desk anda, dan lakukan hal-hal menarik yang lain. Hey, ayolah, dunia tidak kiamat hanya karena beberapa posisi terkena SL atau bahkan kalaupun kena MC kan? Hehehe...

Mm.. mungkin perlu saya sharing di sini sebagai pembanding gimana babak belurnya account saya. Hihihi...  Saya mengalami 4 kali MC dalam 6 bulan pertama saya belajar trading dan tidak terhitung banyaknya posisi saya yang terkena SL. Nah, jadi kena SL atau MC sih biasa, ga usah diambil hatilah, yang penting adalah kita ambil pelajaran dari kejadian tersebut. Ok?

Aturan 7. Jangan biarkan emosi menguasai keputusan anda dalam ber-trading. Trading dan emosi itu seperti  listrik dan air. Jika dicampur bisa mematikan. Jadi, jauhkan emosi saat anda membuka trading platform supaya account anda panjang umur. Hehehe...

7 hal yang saya kemukakan di atas mungkin sudah sering anda dengar, tapi saya ingin ingatkan lagi dan lagi supaya anda bisa mengambil pelajaran dari pengalaman buruk trader lain dan tidak harus mengalami sendiri pengalaman buruk itu hanya untuk menyadari bahwa ternyata suatu hal yang disarankan itu benar adanya. Ok, guys... Keep the spirit alive and happy trading!

sumber: seputarforex.com 
Read more...

Konsep Dasar Forex Untuk Pemula

0 komentar
Pemahaman Awal Tentang Forex Trading
Perkembangan teknologi baru-baru ini telah berhasil mematahkan berbagai hambatan yang dahulu terbentang diantara klien ritel di pasar forex dengan pasar interbank. Revolusi perdagangan online forex pada mulanya digagas pada awal tahun 90-an, yang membuka pintu kepada klien ritel untuk turut berpartisipasi dalam trading forex.
Dengan ditopang oleh cepatnya akses internet dan kekuatan CPU, platform online trading yang terdapat pada komputer pengguna saat ini berfungsi sebagai gerbang menuju pasar forex yang liquid. Klien ritel sekarang ini mampu bertransaksi bersama-sama dengan berbagai bank terbesar dunia, dengan harga dan eksekusi yang sama. Dulunya bisnis seperti ini memang didominasi dan dikendalikan oleh bank-bank besar, namun sekarang menjadi hal yang lumrah bagi individu untuk turut bergabung menjadi trader ritel.

Terobosan pada sektor teknologi tidak hanya mengubah cara orang mengakses pasar forex, tapi juga mengubah cara pengambilan keputusan didalam bertrading. Riset menunjukkan bahwa alasan utama gagalnya trader mendapat keuntungan adalah karena tidak adanya disiplin yang didedikasikan untuk mencapai trading yang sukses dengan manajemen resiko. Mengembangkan disiplin baja merupakan salah satu sikap yang harus dikedepankan oleh para trader.

Dengan bantuan perangkat perdagangan yang modern atau perangkat lunak, maka para trader saat ini dapat mengembangkan sistem perdagangan yang komprehensif, dengan rencana trading mendetail termasuk titik entry (masuk), exit (keluar), dan model manajemen resiko. Lebih jauh lagi, trader dapat melakukan uji coba secara mundur (backtesting) dan dan uji coba secara maju (forward-testing) sebagai bagian dari rancangan strategi dalam akun demo sebelum menyuntikkan modalnya pada akun real. Ketika perangkat lunak sistem perdagangan pertama kali diperkenalkan, para trader membutuhkan keahlian programming dan latar belakang yang kuat dalam menganalisa pergerakan harga secara teknis.

Pada titik ini, seorang yang bukan programmer dengan pemahaman analisa matematika teknis tingkat dasar dapat memahami dan bahkan merancang sendiri sebuah sistem trading yang menurutnya mudah untuk diterapkan. Namun, perlu untuk Anda pahami, bahwa sistem trading tidak menyediakan sebuah konsep pengeruk keuntungan semata, karena sistem ini berfungsi sebagai panduan bagi pemula untuk memulai sebuah perdagangan. Seiring waktu, para trader dapat mengembangkan sistem perdagangan yang sesuai dengan kepribadian masing-masing.


Belajar Forex

Artikel ini akan membahas mengenai konsep forex paling dasar yang wajib diketahui para trader pemula untuk memahami pembukaan posisi-posisi dalam trading forex. Sebelum memulai trading demo ataupun riil, Anda harus memahami dulu properti-properti penting ini, agar dapat digunakan untuk menata strategi trading Anda.

Price Reporting, Trading Volume

Forex merupakan sebuah pasar yang diperdagangkan aktif sepanjang ada bank yang buka disalah satu pusat keuangan dunia. Perdagangan efektif berlaku mulai awal Senin pagi waktu Tokyo sampai Jumat siang waktu New York. Jika mengacu kepada waktu GMT, minggu perdagangan terjadi mulai Minggu malam sampai Jumat malam, aktif selama 24 jam selama 5 hari.

Tidak seperti pasar lainnya, tidak ada rekaman konsolidasi dalam forex karena harga dan volume  perdagangan tidak dilaporkan. Akan tetapi sangat dimungkinkan perdagangan terjadi secara simultan pada harga yang berbeda diantara berbagai pihak di pasar. Penentuan harga biasanya relatif dekat antar market, namun, perbedaan utama antara Forex dan pasar lainnya adalah tidak adanya data volume yang telah diperdagangan dalam waktu apapun. Ini lebih dikarenakan oleh pasar forex yang tidak terpusat, sehingga rekaman volume perdagangan bisa berbeda-beda untuk setiap broker.

Spread
Spread merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang trader. Dengan kata lain, spread adalah sumber pendapatan bagi perusahaan yang menyediakan jasa trading untuk para kliennya. Di pasar forex, spread bisa sangat berbeda tergantung dari perusahaan (broker) dan juga pair-pair yang ditradingkan. Umumnya spread hanya sekitar 1-2 pips, namun bisa juga diperlebar menjadi 30-40 pips di saat volatilitas pasar meningkat.

Margin
Margin ialah jumlah equitas yang harus dipertahankan agar posisi tetap terbuka. Margin berfungsi sebagai deposit bagi seorang trader untuk memungkinkannya melakukan kegiatan trading secara aktif. Akun margin memberi kesempatan kepada trader untuk membuka posisi dengan nilai yang lebih tinggi dari nilai dana yang sebenarnya.

Jenis Order
Pasar forex memiliki berbagai macam tipe order. Berikut adalah beberapa tipe order utama yang dapat ditemukan pada setiap broker forex.
  • Market orders – Order beli / buy atau jual / sell untuk mengeksekusi posisi sesuai harga terbaik yang tersedia diwaktu itu. Biasanya juga disebut harga pasar.
  • Entry orders – Permintaan dari klien kepada broker untuk melakukan eksekusi buy atau sell dengan jumlah tertentu dan pada pasangan mata uang serta harga tertentu.
  • Stop Loss – Sebuah order untuk menutup sebuah posisi ketika mencapai harga tertentu. Konsep ini didesain untuk membatasi potensi loss bagi seorang trader. Jika posisi dibuka dengan membeli satu pasang mata uang, stop loss merupakan sebuah permintaan untuk menjual posisi itu ketika harga jatuh ke level tertentu dan begitu sebaliknya. Trader sangat disarankan menggunakan stop loss orders untuk membatasi kerugian. Stop loss orders juga penting dilakukan ketika investor akan memasuki sebuah situasi dimana mereka tidak bisa memantau perdagangan dalam waktu yang tidak terbatas.
  • Take Profit – Dimana sebuah permintaan untuk melakukan posisi close ketika harga telah mencapai level keuntungan yang ditetapkan. Ini didesain untuk mengunci posisi untung. Sekali harga melewati level keuntungan yang telah ditetapkan maka take profit menjadi market order dan penutup posisi.
  • Good Until Cancelled (GTC) – Dalam perdagangan forex, sebagian besar order adalah GTC, artinya, sebuah order akan berlaku sampai dibatalkan, tanpa memperhitungkan sesi perdagangan. Umumnya, entry orders, stop loss orders dan take profit orders dalam perdagangan forex online semuanya merupakan GTC orders.

Demikianlah artikel singkat mengenai konsep forex yang dapat saya katakan paling mendasar sekali. Saya berharap semoga artikel diatas dapat membantu Anda yang memang belum mengetahui secara pasti apa itu pasar forex. Semoga artikel diatas dapat memberikan gambaran yang Anda butuhkan.

sumber: seputarforex.com 
Read more...

Biaya Trading

0 komentar


Berapa sih sebenernya biaya yang harus kita keluarkan dalam rangka ber-trading ria? Yah, memang sih, sebagian temen trader menganggap bahwa biaya trading adalah nol. Kalaupun ada biaya, itu bisalah dikategorikan sebagai biaya hiburan. Yah, bagi trader yang menganggap forex trading ini sebagai hobi, bolehlah kalau dianggap biaya yang dikeluarkan untuk ber-trading cenderung untuk diabaikan.

biaya trading forex
Tapi, jika anda serius menjadikan atau setidaknya menganggap forex trading ini sebagai bisnis, ada baiknya anda mengetahui biaya-biaya apa saja yang harus kita "keluarkan" untuk kegiatan trading ini. Biaya-biaya yang berhubungan dengan broker Biaya kelompok pertama yang harus kita tanggung adalah biaya yang berkaitan dengan broker, seperti misalnya komisi (jika broker yang kita pakai memberlakukan system komisi), spread, slippage dan biaya beban trading platform (bila ada).

Kebanyakan broker memang tidak menarik biaya untuk trading platform dan juga tidak memberlakukan system komisi. Paling-paling kita menanggung biaya spread, karena broker memang mengambil keuntungan dari spread ini, yaitu selisih harga bid dan offer. Sedangkan slippage bisa dikategorikan sebagai "biaya" apabila harga pada saat kita masuk pasar sedang bergerak cepat sehingga harga saat kita melakukan order berbeda dengan saat eksekusi order tersebut.

Biaya-biaya yang berhubungan dengan sarana dan prasarana
Biaya lain yang harus kita keluarkan adalah biaya untuk sarana trading seperti PC atau gadget lain dan juga koneksi internet. Nah, bagi sebagian besar trader, biaya ini dianggap tidak ada, atau bisa juga dibilang biaya hiburan tadi. Alasannya, kalopun tidak ber-trading, toh kita tetap saja memerlukan saran PC dan sambungan internet untuk hal-hal yang lainnya. Iya maklumlah, di jaman sekarang, kebanyakan orang memang gak bisa lepas dari gadget dan internet. Jadi kalopun bukan untuk trading, mereka tetap saja butuh fasilitas ini untuk hidup dengan "normal".

Biaya-biaya yang berhubungan dengan pelatihan
Pelatihan dalam ber-trading ini sebenernya ada banyak alternatif. Kita bisa berlatih dari web-web yang menyediakan semacam "sekolah" trading gratis, atau belajar dari e-book, atau buku-buku yang sekarang sudah banyak diterbitkan juga. Atau, bisa juga dengan mengikuti kursus maupun seminar. Tinggal pilih aja, mana yang paling pas, sesuai dengan minat dan biaya yang tersedia. Eh, satu lagi, berdasarkan dari pengalaman, saya menyarankan kalo deposit pertama sebaiknya kita hitung juga sebagai biaya pelatihan ini. Soalnya, kemungkinan besar deposit pertama yang kita lakukan sih memang biasanya ilang. Kok ilang sih? Iyaa, karena biasanya dalam proses belajar itu, kita setidaknya pernah mengalami Margin Call alias habis modal. Jadi, untuk amannya, hitung sajalah deposit pertama kita sebagai biaya pelatihan dengan real account. Hehe!

Biaya yang berkaitan dengan penggunaan Expert Advisor
Apabila anda berminat untuk trading dengan Expert Advisor alias robot trading, ada harus menghitung biaya yang berkaitan dengan penggunaan EA ini. Memang sih… ada juga EA yang gratisan atau anda bisa juga membuat EA sendiri. Tapi kalo anda ingin beli yang sudah jadi, anda harus bersiap untuk mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli EA dan juga menyewa VPS apabila anda ingin hasil optimal dari EA tersebut.

Biaya lain-lain
Wah, apa tuh? Yah… klo yang ini sih biaya-biaya lain sehubungan dengan trading anda. Mmm… yang mungkin masuk di sini adalah "opportunity cost" atau biaya kesempatan yang hilang karena anda menggunakan sumberdaya yang anda miliki untuk trading. Wah, apaan tuh? Yah, misalnya biaya tidur nyenyak dan biaya nikmatnya makan yang terpaksa hilang karena anda sibuk ber-trading. Hahaha! Yang jelas sih opportunity cost dari modal yang anda investasikan di trading ini.

Secara ekonomis, opportunity cost  dari modal adalah sebesar biaya bunga seandainya dana tersebut tidak anda gunakan sebagai modal tetapi anda simpan di deposito. Dengan perhitungan opportunity cost ini, seandainya pun anda tidak mengalami MC dalam waktu setahun, misalnya, tetapi pertumbuhan modal anda nol, anda tetap mengalami "kerugian" sebesar bunga deposito dengan pertimbangan seandainya modal tersebut tidak anda depositkan (investasikan) untuk trading, tetapi anda depositokan.

Ok, biaya-biaya yang saya sebutkan dan sedikit bahas di atas sebaiknya anda pertimbangkan apabila anda serius untuk menjadikan forex trading ini sebagai bisnis. Yah, tentunya beda kalo anda anggap trading sebagai hobi sih, bisa-bisa modal yang ilang akibat MC berulang kali juga masih dianggap wajar sebagai "biaya hiburan".

sumber: seputarforex.com 
Read more...

Cara Efektif Untuk Belajar Forex

0 komentar
Anda pengen belajar trading tapi gak tau harus mulai dari mana dan belajar ke mana? Jangan putus asa duluan deh! Kalo saya ngeliat komentar-komentar temen-temen (calon) trader di berbagai forum ataupun chat room, sudah jadi "tradisi kok, kalo rata-rata trader pemula memang mengalami kesulitan saat pertama kali mencoba memahami apa dan bagaimana forex trading itu. Jangankan untuk bisa paham bagaimana melakukan trading yang baik, baru juga coba memahami dasar-dasar forex trading, kebanyakan udah nyerah duluan tuh… Hihihi! Yah.. setidaknya anda tidak sendirian merasakan kesulitan itu kok… jadi jangan dulu berkecil hati.

cara efektif belajar forex

Trus, bagaimana cara belajar trading yang paling efektif?
Tahap 1: Belajar dasar-dasar teori dari web
Mmm… kalo dari pengalaman saya sendiri dan pengalaman yang di share dari trader lain, cara paling efektif ternyata justru dengan belajar sendiri. Ok sebentar… Jangan cemberut dulu yah. Gini… belajar sendiri yang saya maksud di sini adalah anda bisa belajar sendiri dengan bantuan web yang banyak sekali menawarkan penjelasan ataupun program pendidikan forex gratis. Jangan khawatir, rata-rata mereka sudah menyajikan system belajar dengan tahapan-tahapan yang mudah untuk diikuti dan dengan bahasa yang ringan sehingga lebih menarik untuk terus dibaca kok.

Anda bisa memilih web dengan bahasa yang anda rasa lebih anda kuasai, bisa yang berbahasa Inggris maupun Indonesia. Tinggal telaten-telatennya kita untuk mengikuti tahapan-tahapan yang tersedia sampai dinyatakan lulus. Akan lebih baik lagi apabila anda punya temen trader yang lebih senior untuk dijadikan pembimbing atau istilahnya: mentor. Fungsi mentor di sini bukan sebagai tempat nyontek sinyal loh yaa. Tapi lebih kepada tempat bertanya dan konsultasi tentang permasalahan yang anda hadapi dalam belajar maupun nantinya dalam praktek trading.

Tahap 2: Belajar praktek trading (dengan virtual account)
Tahap ke-2 ini bisa dilakukan sambil belajar teorinya, tentunya setelah anda menguasai pengetahuan yang paling mendasar dulu, misalnya bagaimana menggunakan trading platform yang akan kita gunakan dalam ber-trading. Saya dulu biasa belajar dari web sambil membuka trading platform supaya bisa langsung mencoba teori yang saya baca itu. Tentunya saya memakai account virtual terlebih dulu, supaya gak terlalu banyak kerugian yang tidak perlu.

Tahap 3: Menyusun trading system (yang dirasa paling cocok)
Setelah anda mencoba-coba berbagai macam indicator, berbagai macam system yang mungkin anda baca, akhirnya anda akan menemukan trading system yang anda rasa paling sesuai. Sesuai dengan apa? Ya sesuai dengan kondisi anda. Baik itu kondisi psikologis, kondisi keuangan maupun kondisi latar belakang kegiatan anda seperti misalnya berapa banyak waktu yang bisa anda luangkan untuk melakukan trading ini serta kapan anda bisa ber-trading ria tanpa mengganggu kegiatan rutin anda. Hal yang mungkin perlu anda ingat, sebuah trading system tidak selalu cocok untuk semua trader. Jadi sebaiknya jangan mencontoh mentah-mentah trading system orang lain, meskipun system tersebut sudah terbukti berjalan baik. Anda tetap harus melakukan penyesuaian supaya system tersebut lebih pas untuk anda.

Tahap 4: Lakukan trading dengan live account
Setelah anda menemukan trading system yang sesuai untuk anda, mulailah lakukan trading dengan live account. Di tahap tentunya mulai terbersit dalam benak anda, "berapa sih saya mesti melakukan deposit?"
Yah, menurut saya, patokan dasar dalam melakukan deposit adalah: depositkan hanya sebesar nominal yang anda siap kehilangan. Jangan sekali-kali melakukan deposit dengan dana yang sebenarnya sudah ada peruntukkan lainnya. Tidak menjadi masalah berapapun yang anda depositkan, karena banyak broker yang minimal depositnya cuma $5 kok. Yang perlu anda sesuaikan hanyalah quantity (lot) yang ada gunakan dalam setiap posisi. Disinilah anda akan diuji dalam margin management.

Tahap 5: Terus belajar
Meskipun anda sudah belajar dan sukses sebelumnya dengan virtual account, tidak menjadi jaminan bahwa anda akan langsung sukses juga di live account. Bahkan, banyak temen trader yang jagoan di virtual tapi keok di live. Bagaimanapun jam terbang memang berpengaruh dalam mengasah kemampuan trading anda, terutama membentuk mental dan psikologi yang positif untuk menjadi trader yang handal. Tetaplah belajar, coba, dan belajar… dan seterusnya. Dan yang pasti, jangan menyerah! Rata-rata temen trader mengaku di tahun pertama mereka babak belur abis. Jadi, keep the spirit alive!

Bergabunglah dengan komunitas trader yang antar anggotanya saling bisa memberikan dukungan, baik dukungan spirit maupun sharing masalah teknis supaya anda merasa "punya temen" untuk diskusi maupun sekedar temen curhat kalo pas loss ato MC. Salah satunya adalah dengan menjadi member sebuah forum forex. Dengan berkomunitas ini, diharapkan anda akan cepet bangkit lagi semangatnya untuk kembali belajar dan mencoba.

sumber: seputarforex.com 
Read more...

Memahami Komponen Pergerakan Harga

0 komentar
Apa sih hal terpenting yang mesti dipahami bagi seorang trader? Yah, memang ada sih temen trader yang berpendapat, apapun pemahaman sistem maupun cara trading, yang penting hasilnya hijau. Iya sih, saya sepakat. Cuma menurut saya, kita mesti mempunyai pemahaman maupun system trading yang dapat dipertanggungjawabkan. Well, bukan maksud hati membuat segalanya jadi ruwet. Hanya saja, meskipun modal yang kita kelola itu modal kita sendiri, tetap saja, apabila kita menganggap forex trading sebagai bisnis, maka segala keputusan yang kita ambil harus dilandasi dengan pertimbangan rasional.

memahami komponen pergerakan harga
Ok, kembali ke masalah pemahaman mendasar tadi. Hal krusial bagi seorang trader adalah memahami pergerakan harga. Tentu saja dari pemahaman tersebut, kemudian akan diambil kesimpulan tentang posisi apa yang akan diambil, berapa TP dan berapa SL. Bagi trader fundamentalist, memahami pergerakan harga bisa dilakukan dengan memantau news dan prediksi awal tentang reaksi market terhadap news tersebut.

Sedangkan bagi trader technicalist, pemahaman akan pergerakan harga tentu saja lebih mengacu pada data-data historis. Tentunya sesuai dengan keyakinan dasar, bahwa segala sesuatu terjadi berdasarkan kejadian yang telah lalu dan bahwa history selalu berulang, termasuk juga dalam pergerakan harga. Bagi seorang technicalist, dalam rangka memahami pergerakan harga ini, perlu untuk mengenal komponen-komponen dalam pergerakan harga sebagai berikut:
  • Trend - kecenderungan untuk bergerak dalam satu arah
  • Volatilitas - besarnya fluktuasi secara periodik
  • Momentum - tingkat percepatan dan perlambatan
  • Siklus - kecenderungan untuk bergerak dalam pola siklus tertentu yang kecenderungan berulang
  • Kekuatan Pasar - jumlah transaksi mendukung gerakan-gerakan tersebut
  • Support dan Resistance - kecenderungan untuk naik atau turun ke tingkat tertentu dan kemudian sebaliknya, berulang kali
Pemahaman akan hal-hal tersebut merupakan suatu keharusan untuk bisa mengambil keputusan yang tepat dalam ber-trading. Tidak perlu khawatir tentang dari mana memperoleh data maupun cara mengolah data yang kita butuhkan  tersebut. Bisa dikatakan, kita sungguh beruntung ada di jaman dimana segala macam informasi dari banyak sumber bisa diolah dan disajikan secara real-time sehingga kita bisa melakukan trading dengan mudah plus menyenangkan.

Kita bisa memanfaatkan trading platform maupun bantuan software  untuk masalah data maupun pengolahan data ini. Anda tinggal klik untuk menampilkan indicator yang anda inginkan, yang pada dasarnya menyajikan informasi tentang komponen-komponen pergerakan harga di atas. Tidak perlu memusingkan tentang bagaimana membuat indicator tersebut (terkecuali bagai anda yang memang pengen bikin custom indicator sendiri).

Yang terpenting adalah bagaimana anda memahami apa yang ditunjukkan oleh indicator tersebut. Ada banyak sekali indicator yang  bisa anda gunakan untuk membaca komponen-komponen di atas. Misalnya untuk membaca trend, anda bisa menggunakan parabolic SAR, atau bisa juga keluarga Moving Average. Untuk voltilitas dan momentum, anda bisa gunakan MACD, RSI dan sejenisnya. Untuk siklus dan support-resistant anda bisa gunakan Fibonacci ataupun pivot. Dan untuk kekuatan pasar, anda bisa liat langsung di candlestick. Simple kan? Semuanya sudah tersedia diujung jari kok.

Jadi, tugas anda hanyalah memilih dan memahami alias "berkomunikasi" dengan indicator tersebut, kemudian mengambil keputusan yang tepat berdasarkan pemahaman anda terhadap data dan indicator tersebut. Dengan menggunakan dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan, apapun hasil yang kita peroleh, kita bisa ambil manfaatnya. Yah, syukur-syukur kalo profit. Kalaupun loss, dari situ bisa kita ambil pelajaran supaya lain kali tidak terulang lagi kesalahan pengambilan yang sama.

sumber: seputarforex.com 
Read more...

 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan