Tampilkan postingan dengan label Mindset dan Psikology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mindset dan Psikology. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 November 2015

Balas Dendam

0 komentar
MOTIF BALAS DENDAM ADALAH CIRI PENYAKIT MENTAL, PSYCOLOGY
Adakah obat yang sangat ampuh untuk segera sembuh dari penyakit ini? Amputasi kerugian Anda sekarang supaya jangan menyebar.
Beberapa kali kerugian yang telah anda alami sebelumnya sepertinya membuat diri anda sangat geram, kemudian Anda bersumpah untuk segera mengembalikannya. Anda mengambil kontrak lebih besar atau anda menambah margin anda untuk melawan pasar.

Ketahuilah bahwa pasar akan bergerak seperti apa adanya, tidak gentar kemudian berbalik arah untuk sekedar menyelamatkan diri anda, atau terus bergerak dan tidak memperdulikan berapapun modal Anda yang tergerus. Suatu tindakan yang anda lakukan untuk segera mengembalikan kerugian Anda dalam waktu secepatnya adalah tindakan emosional, Anda memaksakan kepada pasar agar segera mengembalikan kerugian yang anda alami, secara perlahan anda mulai mengambil kontrak yang lebih besar karena anda berharap agar kerugian anda segera terselesaikan.

Mereka yang pernah terombang ambing karena penyakit fear and greed, biasanya mengalami kerugian pada hasil akhirnya, dan karena kerugian ini, biasanya penyakit kita berlanjut, yaitu terkena penyakit mental berikutnya yang namanya "BD" atau balas dendam untuk segera menutup kerugian Anda sebelumya. Mereka yang terkena sindrom balas dendam terhadap market biasanya punya pemikiran begini: "Apa pun yang akan terjadi, yang paling penting Saya bisa mengembalikan modal terlebih dahulu minimal impas."
 

Inilah sebenarnya akhir cerita perjuangan anda untuk melawan pasar, anda akan di takdirkan untuk menyerah karena penyakit mental anda sudah sangat akut, karena modal anda sudah terkuras habis, kemudian berharap pada keajaiban baru yang datang menyelamatkan anda, meskipun keajaiban ini beberakali datang menyelamatkan anda, tapi hal ini tidak bisa menyembuhkan Anda karena hal justru memupuk penyakit anda untuk tumbuh lebih subur. Adakah obat yang sangat ampuh untuk segera sembuh dari penyakit "BD" ini.
 

Satu hal bisa anda lakukan adalah mengamputasi penyakit anda supaya jangan menyebar, anda harus merelakan kerugian yang terjadi sebelumnya. Kemudian tutup komputer Anda dengan segera, supaya anda tidak terpancing untuk masuk lagi pasar karena apapun yang anda lakukan untuk segera mengembalikan kerugian anda, sepertinya menggali kuburan anda sendiri lebih dalam.


Sumber: Suprafx
Read more...

Harapan Adalah Obat yang tidak Menyembuhkan

0 komentar
HARAPAN UNTUK SUKSES PASTI ADA
Ketika musibah menimpa kita dan keadaan menjadi sangat sulit, salah satu yang membuat kita bersemangat adalah harapan, harapan akan mencapai kesuksesan yang gemilang, harapan akan kesembuhan terhadap suatu penyakit, harapan akan mendapatkan pekerjaan yang layak atau sebagai seorang trader anda mempunyai harapan untuk memperoleh keuntungan besar.
Kadangkala harapan ini menjadi obat yang untuk sementara dapat menyembuhkan permasalahan yang terjadi. Kita lihat saja bagaimana seorang karyawan memulai bekerja dengan penuh semangat. Kita juga lihat bagaimana seorang marketing bersemangat kembali ketika mendapatkan motivasi dan harapan.
Seperti judul diatas harapan, terkadang menjadi obat untuk sementara.
Untuk lebih jelasnya kita llihat fenomena ponari, seorang dukun cilik asal jombang, bagaiman ribuan orang berbondong- bondong untuk meminta berkah dari sang batu, mengapa mereka begitu bersemangat datang dari luar kota yang jauh hanya untuk mendapatkan segelas air? Jawabannya adalah mereka mempunyai harapan untuk segera sembuh dari sebuah penyakit. Kita seringkali melakukan hal yang tidak masuk akal, atau secara ekstrim kita melakukan hal yang sangat buruk ketika suatu masalah menimpa kita. Kita terlalu terfokus pada harapan yang di berikan tapi kita melupakan tugas untuk menjalaninya.
Sebagai seorang trader anda bisa melihat, bagaimana seorang trader melakukan hal yang sangat buruk dengan membiarkan posisi yang merugi, karena berharap pasar segera berbalik arah.
Juga perhatikan bagaiman seorang trader akan memulai pekerjaanya. Pada awalnya mereka sudah berharap untuk mendapatkan keuntungan sehingga ketika memulai mereka sudah menjadi ragu-ragu karena khawatir akan kejadian yang sebaliknya atau lebih jelasnya akan menjadi rugi.

Untuk memudahkan anda menerima gambaran ini, saya ambil contoh seorang olahragawan, seorang petinju, pemain sepak bola atlhit, bagaimana mereka memulai pekerjaanya? Jika anda Jawabannya adalah sederhana, anda hanya melakukan yang terbaik pada saat ini. Jangan biarkan harapan membuat permainan anda menjadi lebih buruk. Inilah salah satu pengalaman yang dapat saya berikan kepada anda, setelah bertahun-bertahun saya melakukan trading, saya telah menemukan bahwa harapan yang selama ini ada, justru menjerumuskan saya sendiri, permainan trading yang saya lakukan cenderung kurang optimal, dan cenderung sangat buruk.


SUMBER: SUPRAFX
Read more...

Kedisiplinan Keluar dari pasar

0 komentar
DISIPLIN DALAM MEMASUKI PASAR SANGAT DIPERLUKAN, DISIPLINLAH PADA SISTEM YANG SUDAH ANDA BUAT.
Tidak ada solusi yang paling baik Untuk menahan atau segera keluar dari pasar, kecuali memisahkan antara keputusan yang emosional dan keputusan yang rasional berdasarkan metode yang Anda percayai.

Ada sebuah kisah yang dituturkan Fred C. Kekky, seorang pengarang buku Why you win or lose, yang dengan sangat bagus menggambarkan bagaimana para investor konvensional mengambil keputusan ketika mendapatkan keuntungan dari pasar: Seorang bocah kecil sedang berjalan-jalan, lalu bertemu seorang lelaki tua sedang berusaha menangkap ayam-ayam kalkun liar. Lelaki itu membawa alat perangkap, sebuah alat terdiri dari kotak besar dengan tutupan pintu yang menggantung dibagian atasnya.

Pintu itu dibiarkannya terbuka dengan alat penyangga yang diikat benang dan dapat ditarik dari jarak seratus kaki jauhnya. Jagung dibiarkan bertebaran untuk menjebak si kalkun, diluar ditebar sedikit-sedikit, makin mendekati pintu jebakan semakin banyak. Paling banyak didalam kotak. Jika sudah cukup banyak kalkun yang masuk terperangkap, Pak Tua akan menarik benangnya sehingga penyangga jatuh dan pintupun tertutup. Sekali pintu tertutup, dia tidak dapat membukanya kembali tanpa harus menaiki kotak jebakannya.

Padahal apabila itu dilakukannya, maka kalkun-kalkun itu akan ketakutan dan pergi menghindar. Menurut Pak Tua itu, saat yang tepat untuk menarik benang dan menutup pintu jebakan adalah ketika kalkun-kalkun yang terperangkap didalamnya sudah semaksimal mungkin. Hari berikutnya dia melihat selusin kalkun berada didalam jebakan. Kemudian, sebelum sempat diambil tindakan, ada satu kalkun yang berjalan keluar lagi dan pergi; maka tinggal sebelas yang ada didalam, kata Pak Tua dalam hati.

Biar kutunggu beberapa menit lagi, barangkali kalkun yang tadi pergi itu masuk lagi, Ketika Pak Tua menunggu, dua ekor lagi kalkun meninggalkan jebakan itu Ah, mestinya aku cukup berpuas diri dengan 11 ekor, Pak Tua itu menyesali. Mulai sekarang asal sudah kembali sebelas jumlahnya, aku akan menutup pintunya. Tiga ekor lagi yang keluar, san Pak Tua itu pun masih terus menunggu. Karena semula ia sudah girang menyaksikan ada 12 ekor kalkun yang memasuki perangkap, maka ia pun merasa enggan pulang hanya dengan membawa kurang dari delapan ekor saja.

Dia tidak mampu membuang harapannya bahwa kalkun-kalkun yang sudah pergi itu akan kembali lagi masuk perangkap. Akhirnya tinggal tersisa satu kalkun saja yang masih didalam kotak. biar kutunggu sampai yang satu itu keluar, atau ada kalkun lain yang masuk lagi, baru aku pulang.Kalkun yang tinggal satu-satunya itupun pergi menyusul rekan-rekannya. Pak Tua pulang dengan tangan hampa. Psikologi para investorpun tidak berbeda dengan Pak Tua. Mereka malah berharap kalkun-kalkun yang sudah pergi itu kembali memasuki jebakan, ketika semestinya merasa takut bahwa kalkun yang sudah ada di dalam akan makin banyak lagi yang keluar, karena pintunya tidak segera ditutup. Melepaskan kuntungan secara maksimal adalah masalah tersendiri ketika melakukan trading. dalam hal ini terdapat dua pendapat yang yang saling bertolak belakang;

Pertama, disarankan untuk segera melepas keuntungan sebelum mencapai harga terbaiknya. Seperti apa yang dikatakan oleh Joe Kennedy, Spekulan Wallstreet yang juga ayah mendiang Presiden John F. Kennedy Hanya orang bodoh yang menunggu hingga kenaikan harga saham mencapai puncaknya. 

Kedua, ada beberapa trader sukses yang memang mengatakan untuk tetap sabar dan tidak terlalu dini melepas kerugian, misalnya saja Jerry Parker, Ia pernah mengatakan, mungkin tekhnik terbaik saya adalah bukan mengangkat telpon untuk menutup posisi yang menang.

Sebagai seorang trader Anda harus bijak dan bisa menempatkan keputusan secara rasional. Anda menahan keuntungan atau bahkan segera melepasnya, keduanya bisa menjadi kesalahan jika mendasarkan keputusan secara emosional belaka, tidak ada solusi yang paling baik dalam hal ini, kecuali memisahkan antara keputusan yang emosional dan keputusan yang rasional berdasarkan methode yang Anda percayai.


SUMBER: SUPRAFX
Read more...

Perbedaan trader dengan gambler

0 komentar
Perbedaan trader dengan gambler

Dalam trading, Andalah yang menentukan apakah akan keluar sebagai pemenang atau pecundang. Masalahnya, setiap orang berpotensi untuk menjadi penjudi, makanya Anda harus memiliki rencana yang matang untuk melawan godaan  tersebut.
Untuk itu, Anda harus tahu ciri-ciri yang membedakan seorang trader dengan gambler.
Ciri-ciri seorang “gambler forex” adalah:
Tidak punya strategi trading yang efektif
Tidak punya atau tidak menggunakan trading plan
Tidak memedulikan manajemen resiko
Hanya fokus pada peluang keuntungan, tidak mau fokus pada proses
Selalu emosional ketika trading
Panjang angan-angan, sehingga berharap keuntungan yang terlalu tinggi
Overtrade, yaitu membuka posisi terlalu sering dan/atau terlalu banyak
Tidak mau melakukan evaluasi
Ingin cepat untung
Sementara itu, ciri-ciri seorang trader forex sejati adalah:
Menguasai strategi trading yang efektif
Memiliki trading plan dan menerapkannya dengan baik (disiplin)
Sangat fokus pada manajemen resiko dan mengatur batasan resiko tiap kali trading
Berfokus pada proses. Baginya jika prosesnya benar maka ia tak perlu mengkhawatirkan keuntungan
Menghindari emosi ketika trading entah ketika sedang untung ataupun rugi
Hanya melakukan transaksi pada saat dan jumlah yang tepat, sesuai dengan strategi dan trading plan
Menetapkan target sesuai dengan analisa dan trading plan
Selalu melakukan evaluasi berkala atas hasil tradingnya
Memperlakukan trading seperti bisnis lainnya; ia sadar bahwa untuk mendapatkan keuntungan membutuhkan proses
Nah, sekarang Anda sudah bisa melihat perbedaan antara trader dengan gambler. Jika Anda perhatikan, mayoritas pembedanya adalah faktor-faktor psikologis. Tentu saja itu datang dari diri sendiri ketika seorang trader berinteraksi dengan pasar yang memang tidak “jinak”.
Jika Anda menemukan ciri-ciri gambler pada diri Anda, sebaiknya segera eliminasi unsur-unsur tersebut dan menggantikannya dengan sifat-sifat trader sejati seperti yang ada dalam daftar di atas.
Untungnya, tidak seperti tabiat pejudi asli, seorang trader forex harusnya lebih mudah untuk lepas dari kebiasaan-kebiasaan gambler. Batasan-batasannya sudah jelas, sehingga yang perlu dilakukan hanyalah mengubahnya dengan kebiasaan-kebiasaan trader forex sejati. Jika Anda bisa, maka Anda sudah selangkah lebih dekat untuk menjadi trader forex profesional.

SUMBER: SUPRAFX


Read more...

Psychology Trader

0 komentar
MASALAH TERBESAR SEORANG TRADER ADALAH PADA PSYCHOLOGY TRADING
Masalah sebagaian besar trader sebenarnya adalah bukan pemahaman trading dengan baik, tetapi seringkali karena pelaksanaan trading yang kurang konsisten sebagai akibat darikondisi psikologis seorang trader ketika menghadapi pasar. 

Ada banyak karakteristik dan keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang trader agar mereka berhasil di pasar keuangan. Kemampuan untuk mengelola modal, Kemampuan memahami berita & kemampuan untuk memprediksi arah pergerakan harga, Ini adalah hal kunci yang dibutuhkan untuk kesuksesan Trading Anda, tetapi satu hal yang juga sama pentingnya adalah menahan emosi dan memelihara kedisiplinan.
Jika Anda pernah mendapatkan pertanyaan, mengapa trader yang menang akan selalu menang dan trader yang kalah akan selalu menjadi pecundang?
Jawabanya adalah sederhana, karena Trader yang sebagian besar gagal sebenarnya adalahkarena belum menguasai dirinya sendiri. Kondisi psikology mereka sangat buruk dengan menerapkan kebiasaan normal di dalam aktivitas trading, mereka selalu berharap kepada pasar dan tidak mau melepaskan kerugian yang semula kecil dan tidak disiplin dengan aturan yang dibuat sendiri.


SUMBER: SUPRAFX
Read more...

 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan