Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Senin, 04 April 2016

Mari Trading dengan Passion

0 komentar
Eh, sebelumnya perlu saya tekankan, bahwa yang saya maksud di sini adalah passion, bukan emotion loh... Passion tidaklah sama dengan emotion, apalagi bila dikaitkan dengan trading. Trading dengan passion sangat saya anjurkan, sedangkan trading dengan emotion adalah 2 hal yang harus dipisahkan jauh-jauh. Mungkin saya perlu membuat padanan kata dari passion supaya tidak terjadi salah paham yah? Ok deh... saya padankan saja bahwa apa yang saya maksud  dengan "trading dengan passion" yang saya anjurkan di sini adalah "trading dengan hati".
trading dengan passion
Ok, sekarang saya ingin cerita dikit nih! Saya masih inget, saat awal belajar trading, beberapa temen nanya, "Ngapain sih belajar jadi trader, apa gak cuma buang-buang waktu tuh?" Atau kalo gak ya pertanyaan klasik berikutnya, "Emang dapet berapa sih dari trading, kok sampe rela begadangan gitu?"

Terus terang, jawaban yang paling sering saya berikan untuk pertanyaan model gitu sih ya nyengir saja. Hehehe! Yah, harap maklum, teman-teman saya jelas gak bisa ngerti gimana asyiknya trading, lah mereka belum pernah nyoba trade sih!
Trading bagi saya lebih sebagai hobi sih. Uang mungkin hanya "efek samping". Justru yang susah tergantikan menurut saya ya, keasyikan dan kepuasannya itu, yang gak bisa didapet dari kerjaan saya sehari-hari. Itulah kenapa, kalo ada orang yang nanya berapa saya "dapet" dari trading, buat saya pertanyaan itu gak relevan. It's not about money, it's about passion!

Nah, bicara tentang passion, kalo boleh saya mengutip pernyataan dari seorang konsultan karir. Katanya, "passion" adalah segala hal yang kita sukai sedemikian rupa sehingga kita tidak mungkin terpikir untuk tidak mengerjakannya. Passion will lead you to succes. And what is succes? Not about becoming the best, it is about becoming your self-best!

Passion masing-masing orang tidak sama. Ada yang passionnya di musik, ada yang di olah raga, atau bahkan ada yang passionnya lebih abstrak, semacam "membimbing orang lain". Wow! Di bidang apapun passion anda, apabila anda bekerja sesuai dengan passion, maka segala sesuatunya akan terasa lebih menyenangkan, karena "pengorbanan"pun akan terasa sebagai "kenikmatan".

Nah, masalahnya, banyak orang yang ternyata tidak tahu apa passionnya. Passion itu tidak sekedar hobi atau kesenangan. Memang mirip meskipun tidak sama. Untuk menemukan passion kita, cobalah merenung sesaat, "Apakah yang membuat kita merasa fullfilled dan happy?"
Ok, intinya saya pengen mengajak anda untuk coba menelusuri passion anda. Siapa tau nih, ada yang menemukan bahwa passionnya ada di kegiatan trading. Cocok kan? Hehehe... Soalnya kalau saya rasakan, di trading ini banyak banget hal-hal yang bisa berhubungan dengan passion. Mau contoh? Ok, coba kita lihat yah... Untuk sebagian orang mungkin ngeliat deretan angka juga sudah menarik. Eh, jangan salah, saya pernah kenal dengan orang yang ngaku bisa jatuh cinta pada bilangan atau deretan angka loh... Hehehe!  Atau, mungkin ada yang menikmati adrenaline rush saat open position dan mengamati gerakan chart. It’s ok!

Di bagian manapun dari kegiatan trading ini yang sesuai dengan passion, maka jadilah! Maksudnya? Ya...itu, jadilah trading sebagai kegiatan yang menyenangkan. Hehehe... "Pengorbanan" semacam melek semaleman, berjam-jam melototin chart atau bahkan saat loss-pun menjadi "menyenangkan". Nah, kalau pekerjaan sudah terasa menyenangkan, maka pembahasan soal stress tidak lagi relevan. Artinya? kita akan jauh dari stress, meskipun load kerja tinggi. Hebat kan?

Nah, sekarang... Coba deh, barangkali anda menemukan passion di trading. Kalau memang iya, saya ucapkan "Selamat!" Anda (kemungkinan besar) akan menjadi successful trader. Yah... Setidaknya anda sudah bekerja sesuai dengan passion, sehingga anda (mestinya) jauh dari stress. Itu satu hal yang patut disyukuri loh... Bukankah bebas stress adalah hal yang "mahal" di jaman yang (katanya sih) serba bikin stress ini? Hehehe...
Happy trading!



sumber: Seputarforex.com 
Read more...

Trading Dengan Gaya Perang Sun Tzu

0 komentar
Jenderal Sun Tzu, panglima perang terkemuka China ketika negara tersebut terbelah menjadi 3 kerajaan dikenal genius, cerdik, disiplin dan setia pada profesinya, yaitu perang, perang dan perang. Sebagai panglima perang ia hanya punya satu tujuan hidup yaitu memenangkan setiap pertempuran.

Ia sadar tidak semua pertempuran akan bisa dimenangkan, oleh karena itu Sun Tzu tidak asal main serang lawan, seperti katanya: “ yang akan memenangkan pertempuran adalah meraka yang tahu kapan harus menyerang dan kapan harus tidak menyerang.” Gaya perang ala Sun Tzu telah banyak dikenal. Sebagai trader kita bisa mengadopsi seni perang tersebut terutama dalam memutuskan kapan kita mesti masuk dan kapan harus menjauhi pasar.

                                                      

Pasar forex selalu berubah, pasangan mata uang selalu bergerak setiap waktu dan banyak trader selalu berbuat kesalahan yang sama, yaitu over-trading. Mereka entry berkali-kali seakan mengejar pasar dan berpikir bahwa semakin banyak posisi trading akan semakin besar kemungkinannya untuk profit. Dan ternyata itu tidak benar.

Jika Anda ingin menjadi trader yang menghasilkan profit dengan konsisten Anda harus bisa menunggu dengan sabar waktu yang paling tepat untuk entry, seperti gaya perangnya Jenderal Sun Tzu. Ia tidak asal menyerang meskipun bisa menyerang. Ia akan terlebih dahulu mempelajari dengan detail apa saja tentang lawannya, kekuatan dan kelemahannya, kemudian mempersiapkan strategi yang paling jitu, membuat rencana detail dan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan.

Trader forex seharusnya tidak mengejar pasar dengan trading pada time frame 5 menit dan melakukan 20 trade dalam sehari. Sebaiknya mereka melihat pada time frame tinggi semisal 4 jam atau sehari (daily) untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai trend dan pergerakan harga pasar, menentukan level stop loss dan target, dan menunggu dengan sabar hingga tiba peluang yang paling memungkinkan untuk entry. Mereka bisa menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk sebuah kesempatan entry yang telah dipersiapkan dengan baik dan yang probabilitasnya tinggi.

Belajar dari seni perang ala Sun Tzu Anda seharusnya masuk pasar hanya jika Anda yakin akan menang dan kesempatan tersebut memang ada. Jika Anda tidak yakin 100% sebaiknya Anda menjauh dari pasar untuk menghindari kerugian. Didalam bukunya “The Art of War”, Sun Tzu menulis bahwa pihak yang memenangkan peperangan adalah mereka yang telah membuat kalkulasi dalam segala aspek perang dengan detail, termasuk pertahanan, logistik dan teknik penyerbuan.

Strategi perang berabad-abad yang lalu itu mempunyai banyak persamaan dengan dunia trading masa kini. Keduanya berhubungan dengan perubahan variabel yang tidak bisa diprediksi dengan akurat. Jadi untuk memenangkan suatu peperangan atau memperoleh profit dalam trading adalah dengan persiapan yang maksimal dalam semua aspek sebelum terjun ke medan perang atau masuk ke pasar.

“Jika serangan pasti akan berbuah kemenangan maka lakukan sekalipun raja melarang, tetapi jika belum tentu menang maka jangan lakukan meskipun raja memerintahkan.” (Sun Tzu)


Sumber : www.forexsocialtraders.com : Apply Sun Tzu’s Art of War To Learn When It Is More Profitable To Stay Away From Market
Seputarforex.com
Read more...

Gaji Seorang Trader Forex

0 komentar
Seorang trader forex bisa melakukan trading untuk dirinya sendiri atau pihak lain dengan perjanjian tertentu. Dia adalah trader independen. Namun dia juga bisa bekerja untuk sebuah broker besar, bank, institusi keuangan atau perusahaan investasi. Trading untuk diri sendiri atau pihak lain (klien) tentu tidak dituntut syarat pendidikan formal yang tinggi, asal klien Anda percaya pada prestasi trading Anda atau pada pihak yang merekomendasikan Anda.

Tetapi lain halnya jika bekerja untuk broker besar, bank atau perusahaan investasi. Selain diminta menunjukkan bukti prestasi trading (bagi yang telah berpengalaman), Anda juga diharuskan lulus dari serangkaian test dan memenuhi syarat pendidikan formal sesuai ketentuan. Broker dan bank besar bahkan ada yang mensyaratkan sertifikat dari badan regulator tertentu. Di Amerika Serikat seorang trader forex minimal harus mengantongi sertifikat Commodity Trading Advisor atau Retail Foreign Exchange Dealer dari badan regulator pemerintah seperti National Futures Association (NFA).

                                                 

Kompensasi
Jika Anda bekerja untuk sebuah broker, institusi keuangan atau perusahaan investasi di Amerika Serikat, sebagai kompensasi Anda akan menerima gaji pokok (base salary) ditambah sejumlah bonus berdasarkan lama waktu kerja Anda (dalam satuan tahun), volume trading dan total profit yang Anda hasilkan selama periode tertentu. Menurut survey Biro Statistik Tenaga Kerja AS (yang merilis data Non-Farm Payrolls) per tahun 2010 rata-rata gaji pokok trader forex dan trader komoditi di AS adalah USD 60,980 per tahun, dan USD 104,000 per tahun bagi top ranking 10% (belum termasuk bonus). Trader berpengalaman bisa memperoleh gaji pokok antara USD 100,000 hingga USD 120,000, dan dengan bonus bisa mengantongi USD 150,000 hingga USD 250,000 per tahun.

Hal yang mendukung keberhasilan seorang trader forex
Menurut John McCarthy, managing director dan head of foreign exchange trading di ING Capital Markets, LLC, kualitas yang diperlukan seorang trader forex adalah “cepat tanggap, terbuka, bisa merasa enjoy dalam menghadapi tekanan akibat resiko yang diambil, dan bisa bekerja pada lingkungan yang sensitif terhadap waktu dan resiko.” Bank-bank dan institusi keauangan besar memang mensyaratkan Anda minimal mesti memiliki gelar MBA atau Ph.D. dalam bidang keuangan, ekonomi, matematika atau fisika. Namun jika pendidikan Anda tidak sampai ke jenjang tersebut tetapi memiliki track record trading yang bagus dan bisa dibuktikan, Anda juga dianggap berkualitas.

Gaya hidup
Di AS, pekerjaan trading forex adalah sebuah gaya hidup tersendiri. Pasar buka jam 5 pagi hari Senin waktu Australia dan tutup jam 5 sore hari Jum’at waktu New York. Jika lokasi Anda di New York dan trading pada pasar Asia dan Eropa, Anda mesti siap di meja trading paling tidak jam 4 sore hingga larut malam. Bagi seorang trader forex, bekerja sehari 12 jam bukanlah hal yang luar biasa. Anda memang digaji untuk menjalani gaya hidup seperti itu, trading or sleeping. Tentu saja kecuali hari Sabtu dan Minggu.

Sumber : work.chron.com : Salary of a Currency Trader, by: Victoria Duff
                    work.chron.com : Currency Trader Job Description, by: Linda Ray
Seputarforex.com 
Read more...

3M - Tiga Komponen Untuk Sukses Dalam Trading (1)

0 komentar
Strategi, sistem dan metode trading selalu terkesan hebat diatas kertas, namun jika telah diterapkan dalam trading, pada kenyataannya kondisi pasar yang tidak menentu dan sangat sulit diperkirakan akan membuat strategi yang paling hebatpun tidak mampu menghasilkan profit yang terus menerus. Kenyataan yang paling cepat dipelajari adalah trading menjadi semakin sulit ketika trader mengalami tekanan emosi, sekalipun ia menggunakan strategi trading yang efektif.
                                                  
Meski metode trading yang Anda gunakan sangat penting, namun itu belumlah cukup. Pada dasarnya ada tiga komponen untuk sukses dalam trading, yaitu Mind (pikiran), Money (money management) dan Method (metode trading), atau lazim disingkat dengan 3-M. Jika Anda mengabaikan salah satu komponen tersebut, cepat atau lambat Anda tidak akan mampu menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.

Hal tersebut bukan berarti Anda tidak harus menggunakan strategi trading yang bagus, trading forex jelas memerlukan strategi dan sistem trading yang telah teruji dengan tingkat profit (winning rate) setinggi mungkin. Tanpa metode, strategi dan sistem trading yang bagus Anda tidak akan menemukan sinyal trading yang probabilitas-nya tinggi. Namun jika Anda hanya mengandalkan strategi trading, Anda tidak akan pernah benar-benar sukses karena dua komponen yang lain kurang Anda perhatikan, yaitu Mind dan Money.

Memang pada awalnya trader akan mengandalkan strategi trading yang canggih dengan winning rate yang besar, namun sebenarnya ketiga komponen tersebut saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Anda seharusnya bisa menjaga keseimbangan ketiga faktor tersebut ketika trading.

Komponen pertama: Mind (pikiran)
Jika Anda tidak mempunyai cara pikir yang benar, strategi trading yang paling bagus sekalipun tidak akan membuat Anda sukses. Cara pikir yang kurang benar antara lain: berapa profit yang akan saya peroleh jika mengikuti metode trading tertentu, atau berapa lama lagi saya akan menjadi trader full-time yang bisa terus profit, dan lain sebagainya. Pikiran seperti itu sering terjadi pada trader pemula atau mereka yang sedang berjuang untuk bisa trading dengan profitable.

Mereka selalu beranggapan bahwa trading forex adalah semacam mesin uang (meski anggapan ini bisa saja benar bila mereka mampu menghasilkan profit secara kontinyu), sehingga fokus pikiran mereka akan selalu tertuju pada berapa besar uang yang akan mereka peroleh. Hal inilah yang mendorongnya untuk mengambil jalan pintas antara lain dengan masuk pasar sesering mungkin yang pada akhirnya sangat mungkin bisa menyebabkan account trading-nya hancur.

Pikiran yang berfokus pada hasil akhir yang bakal diperoleh akan cenderung menyebabkan tekanan emosi yang tidak terelakkan. Satu-satunya cara untuk menghindari hal ini hanya dengan merubah cara pikir yang kurang benar tersebut. Uang, atau hasil yang profitable akan bisa Anda peroleh bila Anda tidak trading dengan cara pikir yang kurang benar yang menyebabkan emosi Anda lebih berperan.

Sumber : www.learntotradethemarket.com : Even the Best Trading Strategy Won’t Save You
Seputarforex.com 
Read more...

Trading Ala Sun Tzu: Seni Berperang (1)

0 komentar
Seni Perang Sun Tzu adalah karya klasik yang banyak dibaca dan diterapkan pada berbagai bidang, karena sifat fundamental alaminya yang mudah diadaptasikan pada berbagai bidang kehidupan. Dalam posting ini, saya mengekstraksi beberapa bagian untuk diterapkan dalam trading dan dengan berbuat demikian, berharap untuk memperkenalkan konsep trading yang penting bagi Anda.

Saya juga mengelompokkan dan mengkategorikannya untuk memudahkan pemahaman. Untuk meletakkannya dalam konteks trading, saya telah menganalogikan istilah sebagai berikut :
- Jendral = Anda/trader
- Pertempuran = Trading
- Pasukan = modal/uang Anda
DALAM HAL MEMAHAMI MARKET
  • "Kami tidak cocok untuk memimpin pasukan pada bulan Maret kecuali kita sudah familiar dengan wajah negaranya - pegunungan dan hutan, perangkap dan tebing serta rawa-rawa." (Sun Tzu).

    Seperti apa yang Warren Buffett katakan, "risiko itu bukanlah mengetahui apa yang Anda lakukan. Jika Anda tidak memahami market, Anda tidak cocok untuk berinvestasi di dalamnya. Anda akan mendapatkan modal Anda (tentara anda) tersapu habis"
  • "Dia yang mengetahui semua hal ini, dan dalam pertempuran menempatkan pengetahuan ke dalam praktek, akan memenangkan pertempuran." (Sun Tzu).

    Tidak cukup baik jika kita hanya mengetahui teori dan konsep di balik investasi. Seorang trader harus mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dengan benar untuk mendapatkan profit dari market.
DALAM HAL PSIKOLOGI TRADER
  • "Seorang Jenderal, yang tak mampu mengendalikan kejengkelannya, akan meluncurkan anak buahnya untuk serangan seperti semut dipenuhi, mengakibatkan sepertiga anak buahnya gugur, sementara kota masih tak terkendali. Hal demikian adalah efek buruk dari pengepungan." (Sun Tzu)

    Jangan emosional terpengaruh oleh market atau kerugian. Jika trader terlalu bersemangat untuk mendapatkan keuntungan atau membalas dendam kerugian, trader bisa kehilangan kewarasan dan menjadi tidak rasional. Keputusan-keputusan yang diabil kemungkinan akan cacat dan berakhir dengan kerugian. Hal demikian adalah efek buruk dari trading yang impulsif
  • "Ada lima kesalahan berbahaya yang dapat mempengaruhi seorang jenderal:
    (1) kecerobohan, yang mengarah pada kehancuran,
    (2) pengecut, yang mengarah untuk tertangkap,
    (3) temperamen tergesa-gesa, yang dapat dipicu oleh penghinaan,
    (4) kenikmatan kehormatan yang sensitif terhadap rasa malu,
    (5) over-perhatian pada pasukan, yang membawa dia pada kekhawatiran dan masalah"

    Psikologi adalah kunci untuk trader. Jika dia tidak bisa mengendalikan emosi dan karakternya, dia akan kehilangan uang dalam market. Jika dia ceroboh, ia akan membuat trading runyam tanpa memperhitungkan peluang untuk menang. Jika dia adalah seorang pengecut, ia tidak pernah bisa menang cukup besar untuk menutupi kerugiannya. Jika ia memiliki temperamen yang tergesa-gesa, dia akan mencoba untuk membalas dendam pada market yang berakhir dengan kerugian lebih besar. Jika dia membanggakan diri ketika ia menang, ia akan menjadi tenang ketika ia loss dan dia tidak akan pernah belajar dari kesalahan. Jika dia over perhatian pada kerugian, ia akan selalu khawatir dan tidak pernah dapat melakukan transaksi lagi dengan lebih baik.
DALAM HAL MANAGEMENT UANG
  • "Kontrol/pengaturan atas pasukan besar adalah sama prinsipnya sebagaimana kontrol atas beberapa orang, itu hanyalah sebuahpertanyaan tentang pembagian jumlah mereka." (Sun Tzu)

    Trading modal besar adalah sama halnya dengan trading modal kecil. Anda seharusnya tidak terpengaruh oleh angka absolut kerugian dan keuntungan ketika bertrading. Ikuti sistem dan aturan normal dan membagi modal sesuai lot dan posisi yang tepat.
DALAM HAL MENJAUH DARI MARKET
  • "Dia akan menang, yang tahu kapan harus melawan dan kapan tidak melawan." (Sun Tzu)

    Peluang tidak selalu tersedia di market. Ada saat bahwa sistem trading Anda tidak akan bekerja dan penting untuk absen dari trading market. Jika Anda bersikeras dalam trading market dalam kondisi seperti itu, Anda akan berakhir dalam serangkaian kerugian dan menguras modal Anda yang tidak perlu.

    Ketika Anda mengalami serangkaian kerugian, itu adalah tanda jelas bagi Anda untuk menghentikan trading. Renungkan apakah itu adalah masalah dengan diri sendiri, atau sistem yang tidak bekerja di bawah kondisi market tertentu.

    Selama menjalani refleksi Anda, hentikan semua kegiatan trading Anda sampai Anda mengetahui masalah yang sebenarnya. Anda akan belajar lebih banyak tentang diri Anda, sistem trading dan market. Pengalaman ini akan membantu dalam menilai kapan untuk trading dan kapan tidak bertrading di masa depan. Tidak melawan bukan bermakna pengecut, itu adalah mantra "bertahan hidup untuk melawan di hari lain".
  • "Jika pertempuran ini yakin akan menghasilkan kemenangan, maka Anda harus berjuang, meskipun penguasa melarangnya. Jika pertempuran tidak akan menghasilkan kemenangan, maka Anda tidak harus berjuang bahkan saat ada penawaran penguasa."

    Penting belajar untuk trading ketika ada peluang menguntungkan untuk melakukannya. Tapi lebih penting lagi belajar untuk tidak trading ketika situasi tidak menguntungkan.


Sumber:
bigfatpurse.com
Seputarforex.com 
Read more...

 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan