Kamis, 21 Januari 2016

Averaging

0 komentar
Averaging adalah membuka lagi posisi baru sesuai dengan posisi lama meskipun saat ini harga bergerak berlawanan dengan keyakinan harga saat ini akan mengikuti sesuai dengan prediksi kita.
Averaging diambil saat kita yakin bahwa perubahan harga yang berlawanan dengan yang posisi yang dimiliki akan kembali berbalik sesuai prediksi semula dengan mengambil posisi baru yang searah 
Contoh Kasus:

Mr. X memprediksi bahwa harga akan naik maka dia membuka posisi Buy.

Tidak lama kemudia harga bergerak naik, dan Mr. X pun melanjutkan analisanya dan menyimpulkan bahwa harga naik lebih jauh lagi.

Dia memutuskan .....

Membuka Posisi Buy Baru lagi sehingga posisi harga buy yang dimiliki Mr. X sekarang merupakan rata-rata dari posisi buy I dan posisi buy II

Setelah beberapa saat dan melakukan analisa yang matang, kemudian Mr. X menutup kedua posisi nya tersebut sehingga pada akhirnya Mr. X pun mendapatkan profit
 
averaging.gif
Gambar 1 Tampilan Ilustrasi Averaging
 
DETAIL KASUS:

Tuan A membuka posisi Buy GBP/USD pada 1,8850 dengan jumlah 1 lot. Tuan A memprediksi bahwa tak lama lagi dia bisa melikuidasi posisinya tersebut pada 1.8900. Oleh karena itu dia membuat Risk Manajemen untuk posisinya: Stop Loss di 1,8800 dan Stop Limit pada 1.8900.

Ternyata harga terkoreksi dan bergerak turun hingga 1.8825.

Tuan A kembali membuka posisi Buy GBP/USD pada 1,8825 dengan jumlah 1 lot. Dia juga memasang Stop Loss di 1,8800 dan Stop Limit pada 1.8900.

Lalu tak lama kemudian harga kembali terkoreksi dan menyentuh 1,8900. Dengan demikian Tuan A mendapatkan 2 keuntungan dari 2 posisi yang telah dibuka : Diketahui bahwa Pip Value saat itu sebesar Rp 9200 dan komisi per lot sebesar Rp 50.000.

Posisi I :
Profit / Loss = Jumlah Lot x {((Posisi Close - Posisi Open) x Pip Value) - Biaya Komisi Per Lot}
Profit/Loss = 1 x {((1,8900 - 1.8850) x 9200) - 50000}
Profit = 1 x { Rp 460.000 - Rp 50.000}
Profit Posisi I = Rp 410.000,-

Posisi II :

Profit / Loss = Jumlah Lot x {((Posisi Close - Posisi Open) x Pip Value) - Biaya Komisi Per Lot}
Profit/Loss = 1 x {((1,8900 - 1.8825) x 9200) - 50000}
Profit = 1 x { Rp 690.000 - Rp 50.000}
Profit Posisi II = Rp 640.000,-

Jumlah Profit untuk kedua posisi : Rp 410.000 + Rp 640.000 = Rp 1.050.000,-

Sumber: belajarforex 

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan