Senin, 15 Februari 2016

Apa Itu Fraktal Pada Forex?

0 komentar
Banyak orang membahas fraktal, karena teknik-teknik trading yang sudah kita kenal banyak menggunakannya. Sebagai contoh, kekuatan Elliot Wave tergantung dari adanya fraktal. Namun apa yang sebenarnya dimaksud dengan fraktal? Bagaimana penerapannya pada trading Forex? Mari simak pembahasannya dalam artikel ini.



Istilah fraktal dibuat oleh Benoit Mandelbrot pada tahun 1975. Kata tersebut berasal dari Bahasa Latin, yakni fractus yang artinya "patah", "rusak", atau "tidak teratur". Walaupun fractal mudah dimengerti secara intuitif, karakteristik fraktal ternyata sangat susah untuk dibuat definisi matematisnya.

Mandelbrot mendefinisikan fraktal sebagai "himpunan yang berbentuk dimensi lebih besar dari dimensi topologisnya". Percaya atau tidak, sebelum konsep fraktal ditemukan oleh ilmuwan Mandelbrot, analisis teknikal sudah menggunakan dasar-dasar dari teori dow.

Fracktal disebut naik jika bar memiliki high tertinggi, yang diapit oleh minimal dua bar dengan posisi lower high (posisi tinggi yang lebih rendah). Demikian pula sebaliknya untuk fraktal turun.
Fraktal yang terbentuk pada sebuah titik tertinggi atau titik terendah akan memberikan sebuah tanda anak panah yang sesuai dengan arah pergerakannya.

Dasar-Dasar Indikator Fractals
Sebelum fraktal terbentuk dan dapat dijadikan analisis, maka harus ada rangkaian 5 bar berurutan di mana bar tengah meninggi diikuti oleh dua batang bar lebih rendah di setiap sisinya.



Fractals untuk Konsolidasi Tren
Keberhasilan fraktal tergantung pada bentuk harga yang mengalami konsolidasi. Untuk menghindari sinyal tidak jelas, segera coba untuk berhenti memprediksi fraktal yang berlawanan.

Cara Menggunakan Fractal
Dalam penggunaan Fraktal sesuaikan arah breakout harga. Jika harga bergerak melewati fraktal yang menunjukkan arah naik, maka posisi yang diambil adalah beli. Sebaliknya, jika harga bergerak melewati fraktal turun, maka posisi yang diambil adalah jual.

Filter Aligator
Jika fraktal buy lebih tinggi dari Alligator teeth (berwarna merah), maka transaksi buy diambil beberapa pip di atas fraktal buy. Apabila fraktal lebih rendah dibanding Alligator teeth, maka transaksi sell sebaiknya diambil beberapa pip di bawah fraktal sell.



Pantangan Fractal
Jangan mengambil posisi buy jika fraktal terbentuk di bawah Alligator teeth.
Jangan mengambil posisi sell jika fraktal terbentuk di atas Alligator teeth.



Referensi:
http://serverloading.blog.com
http://www.seputarforex.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan