Senin, 15 Februari 2016

Cara Mengamati Korelasi Pair

0 komentar
Ketakutan para spekulan, trader, dan hedge fund yang ada dalam market sering menyebabkan pergerakan secara besar-besaran karena mereka sedikit sekali yang mau dan bersedia untuk bertahan lebih lama ketika berita mulai dirilis. Dalam istilah lain, market sering melakukan gejolak lebih tinggi, sebelum rilis data dimulai.

Artikel ini akan memperlihatkan terjadinya pergerakan besar yang hanya didapatkan pada satu atau dua mata uang saja. Itu berarti tidak semua mata uang akan serentak melakukan penguatan secara besar-besaran dan bersama-sama. Dengan memahami konsep ini, Anda dapat menyesuaikan karakter serta ketahanan margin yang digunakan untuk mengambil keuntungan maksimum dari dinamika market forex.

Kembalinya Volatilitas yang TinggiSelama beberapa minggu terakhir pada bulan Juni 2013, Dollar AS telah dijual oleh banyak trader. Sebaliknya Dolar AU dan Yen Jepang malah banyak diburu pembeli. Meskipun ada banyak yang berkata mata uang Dolar lebih baik daripada Yen, mungkin Anda perlu mempertimbangkan sekali lagi tentang masalah dinamika pair ini dan itu terkadang terlewatkan dalam analisa kita. Coba lihat gambar berikut ini :




Ketika mata uang tertentu mendapatkan kekuatan akibat dibeli oleh para pemburu mata uang, Anda mungkin lebih baik ikut juga membeli mata uang tersebut. Pertimbangan ini dapat dengan mudah diterapkan secara manual dengan mencari tiga atau empat mata uang yang Anda sukai dan membeli mata uang tersebut serta menjual terhadap mata uang utama lainnya.

Tujuan dari pertimbangan ini adalah untuk menemukan mata uang yang tepat sekaligus menganalisa mana spread yang melebar dan mana spread yang sedikit atau tetap terhadap berbagai mata uang sehingga membatasi risiko Anda di dalam transaksi.

Untuk contoh kasusnya Anda dapat melihat pada pair GBP yang menunjukkan kekuatan seperti yang kita lihat di atas. Setelah diselidiki, kita dapat melakukan aksi beli di GBP/USD, GBP/AUD, GBP/JPY, dan aksi jual di EUR/GBP. Dengan cara ini, Anda dapat mengalokasikan waktu di banyak mata uang dalam rangka mencari kecenderungan market bergerak lebih dominan.


sumber: dailyfx.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan