Rabu, 17 Februari 2016

Efek Suku Bunga Terhadap Nilai Tukar Mata Uang

0 komentar
Suku bunga merupakan tolak ukur dari kegiatan perekonomian suatu negara yang berimbas pada kegiatan perputaran arus keuangan perbankan, inflasi, investasi dan pergerakan mata uang di suatu negara.
Bunga adalah imbal jasa atas pinjaman uang. Imbal jasa ini merupakan suatu kompensasi kepada pemberi pinjaman atas manfaat kedepan dari uang pinjaman tersebut apabila diinvestasikan. Jumlah pinjaman tersebut disebut "pokok utang" (principal). Persentase dari pokok utang yang dibayarkan sebagai imbal jasa (bunga) dalam suatu periode tertentu disebut "suku bunga"
Perlu diketahui biasanya negara-negara besar seperti Amerika, Inggris dan negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa merupakan negara yang memiliki currency terbesar dalam transaksi di bursa. Aktivitas ekonomi yang terjadi di negara-negara memiliki pengaruh fundamental terhadap perekonomian dunia.

Sebuah contoh misalnya tingkat return Rupiah sebesar 10% sedangkan Dollar 5%, ketika Rupiah diekspektasikan mengalami depresiasi terhadap Dollar sebanyak 7%, maka return Dollar menjadi 2% lebih tinggi dari Rupiah. Hal ini disebabkan seorang investor akan memilih aset yang memberikan tingkat pengembalian yang lebih tinggi maka permintaan atas Dollar akan meningkat sedangkan permintaan atas Rupiah akan menurun. Hal ini berlaku pula sebaliknya. Secara grafis hal tersebut ditunjukan sebagai berikut:
Grafik 1.
Efek Kenaikan Tingkat Suku Bunga Terhadap Mata Uang Domestik

 
Sumber : Krugman,Paul.2000.International Economics Theory and Practice.p 353
Kenaikan dalam tingkat suku bunga / return mata uang domestik dari  menjadi menyebabkan mata uang domestik terapresiasi dari (poin 1) ke (poin 2).

Grafik 2.
Efek Kenaikan Tingkat Pengembalian Mata Uang Asing

 
Sumber: Krugman,Paul.2000.International Economics Theory and Practice.p 353
Kenaikan dalam return deposito mata uang asing menyebabkan mata uang domestik terdepresiasi dari (poin 1) ke (poin 2). Hal ini juga juga menggambarkan efek dari kenaikan ekpektasi nilai tukar mata uang domestik terhadap mata uang asing.

Maka dapat disimpulkan bahwa kenaikan dalam ekspektasi nilai tukar menyebabkan kenaikan atas nilai tukar saat ini. Begitu juga, penurunan ekpektasi nilai tukar akan menyebabkan penurunan nilai tukar saat ini.

Sumber:
www.putracenter.net
http://imffx.wordpress.com http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_bunga 
seputarforex.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan