Ada beberapa macam pola grafik dalam dunia
trading forex. Kali ini kita akan membahas tentang pola grafik yang
dikenal sebagai pola Head and Shoulders. Disebut demikian karena setiap
kali muncul dalam time frame, pola grafik ini selalu terdiri dari tiga
puncak, dengan puncak kedua lebih tinggi dibanding puncak pertama dan
ketiga. Pola ini juga memiliki satu bagian ekstra bernama neckline
(pangkal leher). Bagian-bagian ini jika disatukan akan menyerupai
bentuk kepala (head) dan pundak (shoulders). Untuk lebih jelasnya, coba
lihat gambar berikut:
Head and shoulders sendiri menunjukan
sebuah pelemahan trend. Misalnya pada trend naik, setelah terjadi puncak
head, normalnya market melakukan koreksi hanya sampai pada level puncak
left shoulder. Namun yang terjadi adalah market koreksi terlalu dalam
sampai hampir sejajar dengan koreksi sebelumnya ini menunjukan mulai
adanya tenaga untuk menurun.
Ada dua bentuk pergerakan pada pola head and shoulder. Yang pertama adalah tren naik (upward trend). Pada tren ini, setelah terjadi puncak kepala (head), umumnya pasar melakukan koreksi hanya sampai pada tingkat puncak dari bahu kiri (left shoulder), seperti yang ditunjukkan oleh grafik di atas.
Pergerakan kedua adalah adalah tren turun (downward trend). Tren ini ditunjukkan oleh pembentukan pola-pola head and shoulder yang terbalik. Coba perhatikan gambar di bawah ini:

Satu hal yang mesti diingat oleh trader adalah ciri khas pola "Head and Shoulder", yang terbalik (reverse) dengan kenyataan di pasar. Pergerakan tren naik (upward trend) pada pola menggambarkan melemahnya harga. Seperti diilustrasikan oleh gambar berikut:
Ada dua bentuk pergerakan pada pola head and shoulder. Yang pertama adalah tren naik (upward trend). Pada tren ini, setelah terjadi puncak kepala (head), umumnya pasar melakukan koreksi hanya sampai pada tingkat puncak dari bahu kiri (left shoulder), seperti yang ditunjukkan oleh grafik di atas.
Pergerakan kedua adalah adalah tren turun (downward trend). Tren ini ditunjukkan oleh pembentukan pola-pola head and shoulder yang terbalik. Coba perhatikan gambar di bawah ini:
Satu hal yang mesti diingat oleh trader adalah ciri khas pola "Head and Shoulder", yang terbalik (reverse) dengan kenyataan di pasar. Pergerakan tren naik (upward trend) pada pola menggambarkan melemahnya harga. Seperti diilustrasikan oleh gambar berikut:
Sebaliknya, ketika grafik "Head and
Shoulder" menunjukkan pola tren turun (downward trend), yang terjadi di
pasar pada kenyataannya adalah menguatnya harga. Berikut adalah
ilustrasinya:
Kita juga dapat membentuk bagian pangkal
leher (neckline) dengan menarik garis lurus di atas bagian dua pundak
dan kepala. Fungsi dari neckline ini adalah untuk memperlihatkan tingkat
kenaikan atau penurunan harga. Bila garis neckline menunjukkan garis
menurun di sebelah pundak kanan, maka prediksi kenaikan harga akan
semakin tinggi.
Sumber:
http://www.brokervalas.com
http://pusatforex.com
http://siembah.com
Sumber:
http://www.brokervalas.com
http://pusatforex.com
http://siembah.com
seputarforex.com






