Senin, 15 Februari 2016

Trading Dengan Channel Harga

0 komentar
Anda tidak perlu pusing dalam membuat strategi untuk trading forex. Cukup buatlah dengan cara yang sederhana sesuai dengan kemampuan Anda. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai dasar-dasar spotting dan trading menggunakan salah satu metode termudah, yaitu strategi price channel atau channel harga. Penggunaan channel harga merupakan cara yang menarik untuk identifikasi karena selain mudah dikenali, channel juga kompatibel untuk strategi apapun asalkan Anda sudah mengetahui apa yang Anda cari.

Pertama, mari kita belajar cara menemukan channel harga. Hal ini dapat dilakukan dengan menghubungkan serangkaian titik tertinggi dan terendah pada harga. Di bawah ini Anda dapat melihat channel turun pada grafik 4 jam USDCHF. Perhatikan bagaimana resistensi telah dibentuk oleh dua titik tertinggi yang dihubungkan oleh garis tren menurun.

Dalam kondisi trending seperti ini, maka pergerakan support akan mengikuti resisten. Titik terendah  berjalan paralel dengan garis resistensi yang sebelumnya, sehingga bila ditarik akan membentuk pola channel harga. Perlu dicatat bahwa channel juga bisa naik dalam uptrend ataupun dibentuk saat kondisi harga sedang sideways.

Penggunaan trading channelSetelah channel harga telah diidentifikasi, selanjutnya kita mengidentifikasi area-area untuk membuka trade. Mengatur entry order untuk Sell di resistance adalah cara paling umum dari channel trading yang menurun. Namun, Anda tetap harus mengkonfirmasi pasar lebih lanjut agar sinyal entry semakin valid.

Salah satu cara konfirmasi adalah dengan menerapkan oscillator. Anda dapat menunggu saat oscillator mencapai titik overbought untuk bersiap melakukan aksi jual, karena sinyal tersebut menunjukkan momentum pasar yang mulai melemah. Setelah sebuah entri diambil, maka selanjutnya Anda dapat fokus untuk menemukan cara keluar posisi.



Keluar posisiTerlepas dari strategi trading apa yang digunakan, Anda harus selalu memiliki rencana untuk keluar atau exit dari pasar. Trader price channel biasanya memiliki target keuntungan yang jelas dengan menempatkan stop order yang masuk akal. Dalam channel yang miring ke bawah tersebut, stop loss harus selalu ditempatkan di atas resistance. Take profit juga dapat diekstrapolasi dengan memperpanjang garis support.



Sumber:
Dailyfx.com dan seputarforex.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan