Haaa...kenapa harus berhenti? Ya. Kadang-kadang Anda harus mengambil
keputusan untuk tidak buka posisi atau bahkan harus tutup posisi saat
kondisi-kondisi di bawah ini akan dan sedang terjadi. Langsung aja yuk,
kita bedah satu persatu. Untuk putusin kapan saat yang tepat untuk
berhenti trading, paling tidak kita dapat mengidentifikasi dua hal besar
ini sebagai dasar.
1. Hal-hal Yang Berkaitan Dengan Kehidupan Pribadi
Waaa...pribadinya gimana tuh? Begini...biar lebih terang benderang, mari kita bagi lagi poin satu ini dalam beberapa situasi
a. Ketika sedang ada gangguan dari luar diri anda.
Hmmhh...gangguan? Yang seperti apa nih? Coba anda tengok ke belakang bagaimana kehidupan sehari-hari anda berjalan. Tidak selalu mulus bukan? Ada saja situasi yang sumbernya dari luar diri anda dapat menjadi sandungan aktifitas trading anda. Misalnya nih, anda sedang ngadepin monitor, nganalisa suatu peluang yang muncul. Ehh..belum nyampe anda open posisi, tiba-tiba hewan piaraan anda (entah itu burung,kucing atau anjing) bikin gaduh. Repot nih..pikiran kacau..nggak fokus. Atau bahkan anda baru ingat kalau sedang masak air. Atau juga tiba-tiba datang adik, kakak atau bahkan pacar anda dengan muka masam, marah-marah. Tariklah nafas dalam-dalam, hembuskan...kemudian tinggalkan peluang ini hingga gangguan itu berakhir.
Hmmhh...gangguan? Yang seperti apa nih? Coba anda tengok ke belakang bagaimana kehidupan sehari-hari anda berjalan. Tidak selalu mulus bukan? Ada saja situasi yang sumbernya dari luar diri anda dapat menjadi sandungan aktifitas trading anda. Misalnya nih, anda sedang ngadepin monitor, nganalisa suatu peluang yang muncul. Ehh..belum nyampe anda open posisi, tiba-tiba hewan piaraan anda (entah itu burung,kucing atau anjing) bikin gaduh. Repot nih..pikiran kacau..nggak fokus. Atau bahkan anda baru ingat kalau sedang masak air. Atau juga tiba-tiba datang adik, kakak atau bahkan pacar anda dengan muka masam, marah-marah. Tariklah nafas dalam-dalam, hembuskan...kemudian tinggalkan peluang ini hingga gangguan itu berakhir.
b. Ketika emosi anda sedang bergejolak.
Anda pasti sering merasakan berbagai hal yang berkaitan dengan bergejolaknya emosi kan? Nah, yang begitu juga dapat menurunkan fokus. Ambil contoh ketika anda sedang berbunga-bunga sehabis pergi jalan dengan pacar baru anda, dengan mudahnya anda bisa melupakan pekerjaan rumah sehari-hari. Yang ada dalam benak anda cuma pingin dekat terus kan? Hehehe...Atau mungkin anda sedang dalam keadaan berduka setelah hewan kesayangan peliharaan anda mati. Mungkin juga anda sedang berada dalam amarah yang meledak-ledak akibat anak buah anda tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai perintah.
Anda pasti sering merasakan berbagai hal yang berkaitan dengan bergejolaknya emosi kan? Nah, yang begitu juga dapat menurunkan fokus. Ambil contoh ketika anda sedang berbunga-bunga sehabis pergi jalan dengan pacar baru anda, dengan mudahnya anda bisa melupakan pekerjaan rumah sehari-hari. Yang ada dalam benak anda cuma pingin dekat terus kan? Hehehe...Atau mungkin anda sedang dalam keadaan berduka setelah hewan kesayangan peliharaan anda mati. Mungkin juga anda sedang berada dalam amarah yang meledak-ledak akibat anak buah anda tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai perintah.
Nah, tampaknya hal-hal di atas cuma hal yang remeh saja. Tapi akan
lebih baik jika anda memperhatikan dari hal yang remeh tersebut. Jangan
sampai nantinya hal tersebut menjadi besar dan jadi alasan atas posisi
loss yang ada dapatkan.
2. Hal-hal Yang Berkaitan Dengan Kondisi Pasar.
Hmmh...emang ada apa dengan situasi pasar? Bukankah mereka beroperasi
seperti biasa? Betul, tapi ada baiknya jika kita perhatikan rambu-rambu
ini sebagai sinyal untuk segera meninggalkan peluang yang sedang kita
kejar dan juga segera keluar dari posisi "floating loss" maupun profit.
a. Ketika bank di AS sedang libur
Hanya saat liburnya bank di AS sajakah? Enggak juga sih...anda bisa juga hentiin segala kegiatan anda saat bank di Eropa atau Jepang libur. Hanya saja jika bank di Eropa atau Jepang yang libur, nggak begitu berdampak ke pasar. Namun jika industri perbankan AS libur, serta merta pasar menjadi sepi. Jadi akan berpengaruh ke volatilitas pasar. Karena hampir semua pair utama yang ditradingkan ter"ekspos" oleh dolar AS. Apalagi, bank-bank besar yang rata-rata kantornya di AS adalah player utama pasar forex. So, saat bank di AS libur, potensi peluang yang muncul akan semakin jarang pula terlihat. Nah, buat apa kita buang-buang waktu?
Hanya saat liburnya bank di AS sajakah? Enggak juga sih...anda bisa juga hentiin segala kegiatan anda saat bank di Eropa atau Jepang libur. Hanya saja jika bank di Eropa atau Jepang yang libur, nggak begitu berdampak ke pasar. Namun jika industri perbankan AS libur, serta merta pasar menjadi sepi. Jadi akan berpengaruh ke volatilitas pasar. Karena hampir semua pair utama yang ditradingkan ter"ekspos" oleh dolar AS. Apalagi, bank-bank besar yang rata-rata kantornya di AS adalah player utama pasar forex. So, saat bank di AS libur, potensi peluang yang muncul akan semakin jarang pula terlihat. Nah, buat apa kita buang-buang waktu?
b. Ketika muncul jadwal berita
Fokuskan perhatikan kita pada daftar berita yang sudah terjadwal dan yang akan dirilis saat kita lakuin analisa. Atau bisa juga saat kita sedang lakuin analisa hari ini terlihat peluang untuk esok hari. Eh...ternyata besok juga pas terjadwal ada berita penting akan di rilis. Oh, jadi khusus untuk berita penting aja? Tidak mesti demikian. Klasifikasi berita mulai dari yang berimbas ringan, sedang dan berat sudah terspesifikasi di situs internet yang biasa kita jadikan tempat untuk memantau bukan? Dari situ, bisa saja kita cuplik sesuai selera atau pengalaman kita, berita terjadwal mana saja yang punya potensi memporak-porandakan sistem trading kita. Memang, umumnya hanya berita yang terklasifikasi penting (ditandai merah, atau tiga strip merah, atau tiga banteng merah) yang perlu menjadi rujukan.
Fokuskan perhatikan kita pada daftar berita yang sudah terjadwal dan yang akan dirilis saat kita lakuin analisa. Atau bisa juga saat kita sedang lakuin analisa hari ini terlihat peluang untuk esok hari. Eh...ternyata besok juga pas terjadwal ada berita penting akan di rilis. Oh, jadi khusus untuk berita penting aja? Tidak mesti demikian. Klasifikasi berita mulai dari yang berimbas ringan, sedang dan berat sudah terspesifikasi di situs internet yang biasa kita jadikan tempat untuk memantau bukan? Dari situ, bisa saja kita cuplik sesuai selera atau pengalaman kita, berita terjadwal mana saja yang punya potensi memporak-porandakan sistem trading kita. Memang, umumnya hanya berita yang terklasifikasi penting (ditandai merah, atau tiga strip merah, atau tiga banteng merah) yang perlu menjadi rujukan.
c. Ketika petinggi bank sentral berpidato
Orangnya sih nggak ada istimewanya...cuma materi pidatonya yang bisa berdampak luar biasa bagi perekonomian suatu negara dan otomatis juga berpengaruh pada pergerakan mata uangnya. Apalagi jika yang berpidato pimpinan bank sentral AS, bisa-bisa sekawasan Eropa dan Asia berjumpalitan.
d. Ketika muncul gerakan harga diluar kebiasaan
Jika kita sudah biasa ngamati, nganalisa suatu pair, kemungkinan besar kita sudah akan terbiasa dengan karakter "pair" tersebut. Dimana saat-saat dia geraknya lambat atau saat kecepatan semakin berakselerasi, pasti kita bisa perkirakan. Apalagi jika dikaitkan dengan berita yang sudah dijadwal, makin jelas pola itu kita pahami.
Orangnya sih nggak ada istimewanya...cuma materi pidatonya yang bisa berdampak luar biasa bagi perekonomian suatu negara dan otomatis juga berpengaruh pada pergerakan mata uangnya. Apalagi jika yang berpidato pimpinan bank sentral AS, bisa-bisa sekawasan Eropa dan Asia berjumpalitan.
d. Ketika muncul gerakan harga diluar kebiasaan
Jika kita sudah biasa ngamati, nganalisa suatu pair, kemungkinan besar kita sudah akan terbiasa dengan karakter "pair" tersebut. Dimana saat-saat dia geraknya lambat atau saat kecepatan semakin berakselerasi, pasti kita bisa perkirakan. Apalagi jika dikaitkan dengan berita yang sudah dijadwal, makin jelas pola itu kita pahami.
Nah...sekarang yang akan kita tandai dari pola yang sudah terbentuk
adalah fenomena yang muncul di antara pola tetap tersebut. Jika fenomena
tersebut muncul dekat dengan periode "pair" tersebut sedang
berakselerasi (berdekatan dengan berita yang terjadwal), memang agak
susah juga sih. Tapi jika muncul di saat gerakan lagi tenang tanpa ada
berita terjadwal...itu dia. Biasanya ditandai dengan gerakan harga yang
kacau. Naik turun berulang-ulang dalam suatu "time frame" tertentu. Nah,
ada apa nih? Ya sudah, jika fenomena seperti itu muncul (beruntung)
sebelum kita open posisi, sebaiknya...batalkan niatan itu.
e. Ketika akhir minggu
Hari Jumat kan? Yup, tapi bukan berarti "totally" kita nggak boleh trading sama sekali lho. Anda boleh-boleh saja memanfaatkan hari terakhir ini, dengan syarat: tutup posisi juga di hari yang sama. Kenapa sih nggak boleh nahan posisi sampai minggu depan (atau minimal sampai pasar buka kembali Senin?) Boleh saja..siapa bilang nggak boleh?
Hari Jumat kan? Yup, tapi bukan berarti "totally" kita nggak boleh trading sama sekali lho. Anda boleh-boleh saja memanfaatkan hari terakhir ini, dengan syarat: tutup posisi juga di hari yang sama. Kenapa sih nggak boleh nahan posisi sampai minggu depan (atau minimal sampai pasar buka kembali Senin?) Boleh saja..siapa bilang nggak boleh?
Cuma...coba deh amat-amati, mayoritas layanan trading secara online
tutup di Sabtu-Minggu. Jadi kita bakal mengalami kesulitan untuk
memantau pergerakan harga atau bahkan meng-intervensi posisi yang telah
kita buka di hari Jumat tersebut. Walaupun, hari libur di akhir minggu
itu, ternyata banyak hal dapat terjadi. Baik kejadian di sektor keuangan
maupun kejadian-kejadian lain yang dapat mempengaruhi nilai tukar suatu
mata uang. Apalagi jika kejadian tersebut langsung 'ngefek ke posisi
pair yang lagi kita tradingkan...bisa berabe tuh. Lebih beresiko juga
kan?
f. Ketika musim liburan
Industri forex ini muncul dan berkembang di belahan dunia barat. Dan, kebiasaan mereka di sana, liburan favorit terjadi setahun dua kali. Satu, di saat musim gugur, dan berikutnya di (atau menjelang) akhir tahun. Nah, otomatis di kedua momentum tersebut pasar keuangan, termasuk forex, volatilitas bakal turun drastis. Bagaimana mungkin? Ya, karena merekalah pemain utama di industri ini. Jika para pemain besarnya saja libur, kenapa kita, yang notabene hanya menjadi "pengikut" pergerakan pasar para "big boys" tersebut, memaksa untuk "gelar tikar"? Sudahlah, ikut liburan saja.
Industri forex ini muncul dan berkembang di belahan dunia barat. Dan, kebiasaan mereka di sana, liburan favorit terjadi setahun dua kali. Satu, di saat musim gugur, dan berikutnya di (atau menjelang) akhir tahun. Nah, otomatis di kedua momentum tersebut pasar keuangan, termasuk forex, volatilitas bakal turun drastis. Bagaimana mungkin? Ya, karena merekalah pemain utama di industri ini. Jika para pemain besarnya saja libur, kenapa kita, yang notabene hanya menjadi "pengikut" pergerakan pasar para "big boys" tersebut, memaksa untuk "gelar tikar"? Sudahlah, ikut liburan saja.
Tak ada yang dapat memastikan arah pergerakan harga dalam industri
forex ini. Poin-poin di atas hanyalah sebagai rambu-rambu saja. Mungkin
anda merasa cocok? Silakan dimanfaatkan. Bagi kaum fundamentalis,
mungkin banyak nggak "sreg" dengan strategi trading menghindari berita,
tapi tak apalah...mungkin buat anda yang mempercayai batasan-batasan
atau indikasi-indikasi dalam bentuk grafik bisa berpatokan pada hal
tersebut. Bagi anda yang bergaya "long timer", bisa saja menolak
mentah-mentah wawasan menutup posisi di akhir minggu (apalagi posisi
masih "floating minus"). Tetapi mungkin, banyak "day trader"
mengamini konsep itu. Sekarang, semua harus berpulang kembali pada
pertimbangan professional anda masing-masing. Banyak jalan menuju profit
bukan?
Sumber: Seputarforex.com






