Dalam ilmu manajemen, planning merupakan langkah yang terpenting dari
serangkaian proses kegiatan, karena dalam planning-lah ditetapkan
tujuan yang akan dicapai, kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai
tujuan tersebut, resources yang akan digunakan dan siapa yang
bertanggung jawab terhadap kegiatan dalam rangka pencapaian tujuan
tersebut.
Kegiatan trading dalam hal ini tidak lepas dari kaidah tersebut. Membuat trading plan adalah langkah yang mutlak diperlukan bagi kegiatan trading anda. Iya sih... anda memang bisa bertrading tanpa trading plan alias ngasal. Tapi tanpa perencanaan/planning yang jelas dijamin trading anda akan amburadul alias awut-awutan. Hehehe... Lah, kalo sesuatu sudah dimulai dengan ngasal dan dijalankan dengan awut-awutan, apa yang bisa diharapkan dari akhir prosesnya?
Ok, kalau anda sekarang sudah punya trading plan, berarti anda sudah membuat satu langkah benar menuju trader yang sukses. Tugas anda sekarang tinggal menjalankan trading plan anda. Tapi kalau saat ini anda belum mempunyai trading plan, inilah saatnya anda meninggalkan gaya trading awut-awutan anda. Marilah memulai membuat trading plan dan bertrading dengan perencanaan yang lebih matang sehingga kegiatan trading anda akan lebih terarah, lebih efektif, lebih efisien dan lebih rasional.
Kegiatan trading dalam hal ini tidak lepas dari kaidah tersebut. Membuat trading plan adalah langkah yang mutlak diperlukan bagi kegiatan trading anda. Iya sih... anda memang bisa bertrading tanpa trading plan alias ngasal. Tapi tanpa perencanaan/planning yang jelas dijamin trading anda akan amburadul alias awut-awutan. Hehehe... Lah, kalo sesuatu sudah dimulai dengan ngasal dan dijalankan dengan awut-awutan, apa yang bisa diharapkan dari akhir prosesnya?
Ok, kalau anda sekarang sudah punya trading plan, berarti anda sudah membuat satu langkah benar menuju trader yang sukses. Tugas anda sekarang tinggal menjalankan trading plan anda. Tapi kalau saat ini anda belum mempunyai trading plan, inilah saatnya anda meninggalkan gaya trading awut-awutan anda. Marilah memulai membuat trading plan dan bertrading dengan perencanaan yang lebih matang sehingga kegiatan trading anda akan lebih terarah, lebih efektif, lebih efisien dan lebih rasional.
Nah, pertanyaannya sekarang adalah:
bagaimana dan apa saja yang perlu ditetapkan dalam membuat trading plan?
Eh, bentar... Sebelum membuat trading plan, ada satu hal yang saya
rasa perlu anda tanamkan dalam benak anda: trading plan ini jangan
dilihat sebagai hal ruwet dan merepotkan dan bukan dibuat untuk
mempersulit trading anda. Prinsip ’keep it simple’ tetap berlaku dalam
pembuatan trading plan. Sebab dari yang saya rasakan sih...kalo sesuatu
itu sudah dikesankan atau dilihat sebagai suatu hal yang ruwet, akhirnya
bukannya akan diakrabi tapi malahan akan dijauhi.
Jadi, mengenai bentuk dan format trading plan, sesuaikan saja dengan
selera anda. Kalau anda suka sesuatu yang simple, ya bikinlah trading
plan yang simple. Kalau anda suka dengan sesuatu yang kompleks, ya gak
masalah... Bikinlah trading plan yang lebih detil dan kompleks. Atau
mungkin anda suka utak-atik angka, ya pakailah spreadsheet excell
misalnya, untuk membantu anda membuat trading plan. Intinya, nikmatilah
setiap tahap dalam bertrading, termasuk juga dalam pembuatan trading
plan ini.
Ok, sekarang kita bicarakan hal-hal yang perlu ditetapkan dalam trading plan:
Ok, sekarang kita bicarakan hal-hal yang perlu ditetapkan dalam trading plan:
Tujuan trading anda. Begin with the end in mind.
Tetapkan tujuan, maka sumberdaya yang anda punyai akan lebih terfokus
dalam pencapaian tujuan tersebut. Dalam hal ini, tetapkan tujuan trading
anda. Misalnya: "Saya akan memperoleh pendapatan rutin perminggu
sebesar $500’ atau "Saya akan membeli mobil baru sendiri saat ulang
tahun saya ke 19 nanti" atau "Saya akan pergi umroh tahun depan bersama
kedua orang tua saya". Apapun itu, yang terpenting adalah: tujuan itu
bisa membangkitkan inspirasi dan semangat anda dalam bertrading.
Trading system. Trading system adalah inti dari
sebuah trading plan. Tanpa trading system, maka trading plan anda hanya
akan berupa angan-angan semu semata. Hehehe... Oya, perlu diperhatikan
bahwa trading system yang hendak ada gunakan ini sebaiknya trading
system yang sudah terbukti handal dan mampu anda jalankan. Iya tentunya
sebelumnya anda sudah harus menguasai hal-hal teknis berkaitan dengan
system anda dan telah mengujinya terlebih dahulu dengan demo account.
Dalam trading system ini hendaknya anda menentukan hal-hal berikut:
patokan yang anda ikuti untuk entry dan kapan anda keluar dari market,
besarnya stop loss, target pips, margin management, maksimum drawdown
dan batasan resiko yang dapat ditoleransi.
Jangka waktu.Trading plan sebaiknya dibuat secara
berkala untuk jangka tertentu. Anda bisa mulai dengan jangka waktu yang
relatif pendek, misalnya membuat trading plan harian untuk 1 bulan.
Waktu trading. Tetapkan waktu trading anda sesuai
dengan situasi dan kondisi anda. Misalnya: ‘Saya akan trading di sesi
Eropa’ atau ‘Saya akan trading jam 16.00 s/d 17.30 dan jam 21.00 s/d
23.00 WIB’. Penentapan waktu trading ini perlu anda lakukan supaya
kegiatan trading anda tidak mengganggu aktivitas rutin lainnya
sehari-hari.
Evaluasi dan perbaikan. Karena trading plan dibuat
secara berkala, maka evaluasi terhadap trading plan yang telah anda
jalankan sangat diperlukan sebagai masukan bagi trading plan selanjutnya
sehingga anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di kemudian
hari.
Nah, kalau sudah beres trading plannya, tugas anda tinggal
menjalankan trading plan tersebut secara disiplin dan tanpa perasaan.
Eh? kok tanpa perasaan sih? Hihihi... tanpa emosi, maksudnya... Mentor
saya selalu bilang: "Jadilah seperti tembok saat trading". Maksudnya bertradinglah tanpa emosi, sekaligus juga kokoh secara mental. Mm... kalau versi saya sih, saya tambahi lagi dengan: "Nikmatilah setiap proses dalam bertrading".
Enjoy your trade... Happy trading!
Enjoy your trade... Happy trading!
Sumber: Seputarforex.com






