Selasa, 29 Maret 2016

Naked Trading = Trading Nekad?

0 komentar
Seorang rekan trader berbagi cerita di sebuah forum. Dia bilang, berhasil memenangkan sebuah kompetisi trading, meskipun urutan ke 5 dan mendapat hadiah $150. Mm, sampai di sini, saya salut deh atas keberhasilan temen tadi. Tapi, nah ini dia, ada tapinya nih, dia cerita, hadiah itu gak sempet dinikmati, karena dia langsung gunakan untuk nambah modal tradingnya, yang ternyata kena MC dalam seminggu kemudian. Wedew! Terus terang, saya jadi lumayan heran juga nih. Lah kok bisa ya? Abis menang kompetisi kok trus MC?

trader
Saya pikir, kalo sampai udah bisa menang kompetisi, setidaknya udah kelas master gitulah yang (saya pikir juga) pasti punya trading system yang mayan mantapslah. Temen trader lainnya kahirnya nanyain petanyaan yang ada di benak saya juga: trading systemnya kayak apa sih? apa indikator yang dipake? Pengen tahu jawabannya? Dia bilang: "Saya gak pake indikator sama sekali, Cuma pake feeling doang". Membaca jawaban tersebut, saya yakin banyak diantara temen-temen trader yang akhirnya mengambil kesimpulan bahwa: trading tanpa indikator alias naked trading itu (hampir) serupa dengan nekad trading, alias trading dengan dasar untung-untungan. Malahan, pernah ada temen trader yang bilang, trading tanpa indikator itu sama dengan judi. Nah lo, apa bener seperti itu?

Terus terang, akhir-akhir ini saya termasuk penganut "aliran naked trading" juga. Tapi sebenernya, meskipun tanpa indikator” saya jelas menolak kalo dibilang trading dengan modal nekad doang. Soalnya, meskipun trading dengan chart yang bersih dari indikator, saya tetep berpedoman pada beberapa informasi yang bisa dipertanggung jawabkan loh. Nah, klo anda pengen menjadi penganut naked trading tanpa menjadi trading nekad, anda bisa memanfaatkan informasi yang bisa diperoleh dari chart yang "polos" tersebut misalnya:

Candlestick

Menurut saya, candlestick itu bukan hanya sekedar jenis chart biasa. Dari sebuah candlestick saja, kita bisa mendapatkan informasi tentang banyak hal. Setidaknya kita tahu nilai high-low-closed serta volume di setiap periodenya bukan? Nah, dari situ kita bisa tahu, bagaimana proses tarik-menarik antara buyer dan seller. Berbagai bentuk candlestick bisa dipergunakan untuk mengidentifikasi kecenderungan pergerakan yang akan terjadi.

Chart Pattern
Selain "sebuah" candlestick, pola-pola yang dibentuk oleh candlestick tersbut juga bisa bercerita tentang apa sebenarnya yang terjadi di market, lewat pola-pola chart pattern. Ada banyak chart pattern yang sudah diindentifikasi (dan diberi nama) yang kita kenal. Mmm, untuk contoh dan gambarnya, silahkan buka-buka catatan lagi deh. Seinget saya, saya sudah pernah juga kok membahas tentang beberapa chart pattern di artikel terdahulu. Anyway, dari mengidentifikasi chart pattern, kita kan juga bisa memperoleh informasi arah pergerakan yang akan terjadi.

Data Sentimen Jual-Beli
Nah, untuk data yang satu ini sih memang kita peroleh "di luar" chart, melainkan dari sumber-sumber yang memang menyediakan informasi ini.  Pada intinya, kita mencoba mengikuti kemauan (trader)pemilik uang yang menggerakkan market dengan mengikuti arah mana yang lebih dominan: buyer atau seller.

Ok deh, menurut saya, dengan mengandalkan 3 informasi tersebut (saja), kita bisa trading tanpa indikator tetapi tanpa menjadi modal nekad doang. Yah, diharapkan dengan memiliki patokan dan trading sistem yang jelas, hasil yang kita peroleh akan lebih konsisten.


Sumber: Seputarforex.com 

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan