Minggu, 20 Maret 2016

Trading Dengan Gaps

0 komentar
Banyak para trader yang bilang, kalau trading dihari Jum’at itu tidak aman. Benarkah ?
Trading di hari Jum’at, merupakan hari yang memiliki aura ‘misteri’. Kata orang tua, banyak pantangannya. Begitupun dengan trading, dapat dikatakan tidak luput pula dengan hal tersebut, Saking ‘misterius’nya, banyak juga para trader yang tidak mau trading di hari Jum’at.
Ditinjau dari pola kegiatan masyarakat pada umumnya, hari Jumat merupakan hari terakhir dari akitivitas bekerja, juga dalam dunia trading. Market pun libur. Semua beristirahat dan bergembira menyambut akhir pekan. Sebagai seorang trader terkadang bertrading dihari Jum'at atau di akhir pekan tidaklah terlalu membahagiakan. Mengapa?
Fakta Atau Mitos
Sebuah riset pun dimulai, berawal dengan mampir di forum yang satu ke forum trading yang lain, hingga bertanya ke rekan-rekan trader kenalan. Dimana pertanyaan yang saya ajukan adalah, apa mereka trading dihari Jum’at ?
Akhirnya saya pun memperoleh alasan, mulai dari yang masuk akal hingga yang ‘nyeleneh’. Seperti:
  • Trader dengan target. Ada trader yang memang tetap trading di hari Jumat, karena berhubung besok market akan libur, mereka tetap ingin target profit mingguannya tercapai.
  • Trader yang cuek. Biasanya trader yang sibuk bekerja, mereka bertrading secara normal, semaunya mereka mau open posisi. Bahkan ada yang memang sengaja membiarkan floating.
  • Trader tahayul. Mungkin terjadi pada para newbie yang kurang pede. Mereka dapat ‘masukan’ yang salah, kalau trading di hari Jumat itu kurang bersahabat, apalagi kalau sudah dikait-kaitkan dengan Jum’at Kliwon ataupun Friday the 13th.
Berhubung trading merupakan dunia ‘profitable’, maka harus ada penyebab yang logis dari setiap akar masalah yang ada.
Gap Trading
Alasan trader menghindari trading dihari Jum’at ternyata adalah untuk menghindari yang namanya: gap trading. Kenapa gap trading begitu ‘menakutkan’ ?
Gap
Gap trading terjadi karena adanya event market (news) yang mempunyai dampak sangat kuat, dimana efeknya tidak bisa sekaligus diserap oleh market pada hari itu. Sehingga pada pembukaan market pada pekan berikutnya, terjadi gap harga yang merupakan dampak lanjutan dari efek pekan sebelumnya. Besaran gap trading yang tidak selalu pasti pun kian menambah ketidakpastian trading dengan kondisi ini.
Gap trading di awal pekan terjadi karena nilai mata uang suatu negara yang dipengaruhi oleh banyak faktor, semacam faktor ekonomi, politik dan faktor-faktor lainnya yang terkait dengan kegiatan dan kejadian di negara tersebut.
Hal seperti ini tidaklah berpengaruh pada market yang sedang mengalami libur. Namun, terkadang kejadian atau peristiwa yang istimewa dapat membuat nilai mata uang sebuah negara melonjak atau bahkan anjlok, sehingga pada saat market buka di awal pekan, terjadilah sebuah lonjakan atau anjlokan harga pada suatu pair.


Memanfaatkan Gap

Jika dapat dimanfaatkan dengan benar, Gap trading bisa menghasilkan profit. Coba anda lebih teliti dengan yang namanya ‘gap market’, apalagi jika anda trading indeks. Trading indeks mempunyai volatilitas yang sangat tinggi dan melebih trading forex, dimana keuntungan trading indeks sangatlah banyak.
Pada trading indeks keuntungan sebuah gap market akan sangat terasa, karena market indeks sering bergerak dengan trend yang cukup pendek, sehingga memaksimalkan keuntungan. Anda bisa melihat keuntungan dari sebuah gap market yang terjadi, jika dalam dua hari gap market tersebut tertutup, berarti biasanya pergerakan selanjutnya akan naik.
Namun gap pada trading forex juga dapat menguntungkan. Memang agak sulit memprediksi kemana arah gap market di akhir pekan. Jika anda melakukan trade pada hari Jumat dan gap market mendukung anda, maka anda berada dalam posisi yang menguntungkan. Tapi sebaliknya, gap market yang berlawanan dengan posisi anda justru akan memicu kerugian, target anda pun dapat sirna dengan sekejap, dan menyebabkan anda jatuh ke wilayah merah.

Solusi Terbaik

Dari pada bingung, mari kita ambil jalan tengahnya. Tradinglah dengan gaya masing-masing. anda dapat menghindari gap dan menutup posisi sebelum market tutup, atau membiarkan posisi terbuka di akhir pekan dan melindunginya dengan Stop Loss. Selain itu, anda juga dapat mencari gap trading, dengan memasang pending order menjelang market tutup di akhir pekan. Rekomendasi yang mudah dari saya, tradinglah pada gap market dengan menunggu saat pasar buka, dan jangan lupa terapkan money management.
Jadi, setelah membaca ulasan ini apakah masih normal jika kita menyebut Jum'at sebagai hari yang penuh 'misteri' untuk trading? Tentu saja tidak. Kita telah mendapat jawaban bahwa trader cenderung absen di hari ini karena market akan tutup atau terdapat gap yang biasanya muncul di awal pekan.

Sumber: Seputarforex.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan