Kamis, 28 April 2016

EA MACD

0 komentar

Sejarah
Siapa yang tidak tahu EA MACD. EA ini sudah menjadi pelengkap metatrader 4 hingga 5 sejak diluncurkan. Banyak EA yang bertebaran, namun EA MACD  menjadi contoh dan dasar pembuatan EA saat ini. Tidak ada yang asing pada EA ini, melihat dari setiap kita download metatrader, EA MACD selalu menyatu dan ditanamkan pada metatrader sebagai sample untuk penggunaan EA.

EA MACD dilengkapi dengan 2 indicator, diantaranya sebagai berikut :
1. MA (periode 26; method exponential; apply close; shift 0)
2. MACD (fast EMA 12; slow EMA 26; SMA 9; apply close)

Team metaquo adalah pencipta EA MACD. Tujuan Awal dari pembuatan EA ini sebenarnya untuk membantu para coder pemula lebih cepat memahami code-code contoh transaksi yang disertakan pada EA nantinya. Diharapkan dengan adanya open source seperti ini, menjadikan EA MACD lebih baik dimasa yang akan datang. Anda dapat mengunjungi pembuatnya di http://www.metaquotes.net/. EA MACD diluncurkan saat metatrader selesai dirilis pada tahun 2005.

Prinsip Kerja EA
Pada dasarnya, EA akan memanfaatkan indicator MACD dan indicator MA sebagai acuan. Dapat kita ambil prinsip kerjanya sebagai berikut :
- SELL bila garis MACD memotong balok kotak MACD mengarah ke bawah
- BUY bila garis MACD memotong balok kotak MACD mengarah ke atas
- SELL bila candle memotong garis MA mengarah ke bawah
- BUY bila candle memotong garis MA mengarah ke atas



Karakteristik
EA MACD tergolong “full automatic” karena ia dapat bekerja setiap ada signal muncul tanpa kita kontrol. Namun perlu diingat, EA MACD termasuk pengikut trend, jadi user harus ikut andil dalam penunjuk signal. Pastikan only buy atau only sell saat aktifkan EA.

Rekomendasi Setting
Dapat direkomendasikan setting pada EA MACD adalah sebagai berikut :
Modal : $100
Time Frame : 30 menit
Trailing stop : 20 point
Setting lain : ikuti EA

Kelebihan
EA MACD memiliki kelebihan, diantaranya sebagai berikut :
1. Mampu transaksi setiap hari
2. Dilengkapi SL
3. Disertakan trailing stop
4. Follower trend
5. Ditambahkan TP

Kekurangan
EA MACD memiliki kelemahan, diantaranya sebagai berikut :
1. Tidak mampu mendeteksi signal palsu
2. Tidak dilengkapi recovery

Backtest

EA dilakukan uji coba dengan hasil sebagai berikut :



Modelling quality : 90%
Drawdown : 48.75%

Download
EA MACD sudah disertakan di dalam metatrader. Mohon gunakan dengan bijak.

Kesimpulan
EA MACD mampu melakukan transaksi setiap saat. Walaupun begitu, EA ini belum mampu untuk mengidentifikasi dari beberapa signal palsu dikarenakan EA hanya mengikuti indicator MA maupun MACD. Karena 2 indicator tersebut merupakan Lagging Indicator, fokuskan pada pembacaan trend dengan elliot wave untuk confirmasi. Bila EA tidak sesuai trend, matikan segera EA MACD.


Sumber: Seputarforex.com 

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan