Selasa, 12 April 2016

Jenis Peringkat Moodys

0 komentar
Anda sering mendengar Moody’s telah menurunkan peringkat suatu bank atau standar keuangan suatu negara? Peringkatnya dikurangi menjadi AA-, BB+ ataupun menjadi AAA. Nah bagaimana moody dapat memberikan peringkat kepada lembaga keuangan? Dan kenapa mereka memiliki wewenang memberikan peringkat? Berikut ulasan yang bisa mewakili dari pemahaman moody’s di dalam pengaturannya memberikan peringkat ke bank-bank negara.



Apa itu Moody’s
Menurut wikipedia, Moody's Corporation (NYSE: MCO) adalah perusahaan induk dari Moody's Investors Service yang menyediakan jasa analisis keuangan dan analisis atas lembaga usaha dan lembaga pemerintah . Perusaahan ini juga memberikan peringkat atas kelayakan kredit dari peminjam dengan menggunakan peringkat standar. Perusahaan ini memiliki kontibusi sebesar 40% terhadap pangsa pasar pemeringkat kredit dunia. Pemeringkatan yang dilakukan oleh Moody's ini di Indonesia sendiri dikenal dengan sebutan "Peringkat Moody's" Moody's didirikan pada tahun 1909 oleh John Moody.

Tugas Terpenting yang di emban Moody’s
Yang dilakukan oleh moody’s adalah mencatat fundamental fiskal, tingkat kekuatan ekonomi, serta mengukur tingkat kelemahan eksternal dalam sektor perbankan. Banyak orang yang awalnya cenderung meragukan penilaian moody’s ini, karena banyak ada beberapa bank AS memiliki banyak hutang tapi diberikan ratting AAA. Namun tidak lama kemudian, semua ratting diberikan sesuai porsi analisis dan kekuatan keuangan suatu bank, sehingga Moody’s sekarang bisa dipercaya karena datanya yang akurat.

Jenis-jenis peringkat Moody’s
Aaa merupakan obligasi berkwalitas "terbaik" dengan risiko yang "amat kecil".
Aa1, Aa2, Aa3 adalah obligasi berkwalitas "baik" dengan risiko yang "kecil".
A1, A2, A3 adalah obligasi peringkat menegah atas dengan risiko yang "kecil".
Baa1, Baa2, Baa3 merupakan obligasi dengan risiko moderat dan biasanya spekulatif.
Ba1, Ba2, Ba3 merupakan obligasi dengan elemen spekulatif dan dapat berisiko.
B1, B2, B3 adalah obligasi yang dianggap spekulatif dan dapat berisiko tinggi
Caa1, Caa2, Caa3 merupakan obligasi yang "tidak kokoh" dan memiliki risiko yang amat tinggi.
Ca adalah obligasi dengan tingkat spekulatif yang tinggi dan kemungkinan gagal bayar.
C adalah obligasi dengan peringkat terendah dan biasanya gagal bayar.

Contoh Moody’s Memberikan Penilaian
Pada tahun 2012 lalu, Lembaga pemeringkat Moody's memangkas peringkat utang Spanyol tiga level dari A3 menjadi Baa3. Persetujuan zona euro untuk membantu perbankan Spanyol dianggap akan meningkatkan beban utang negara.

Kesimpulan
Lembaga pemberi peringkat Moody adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang analisis keuangan dan telah berdiri sejak tahun 1909. Peringkat ini penting dilakukan untuk memastikan bank-bank negara bisa diberikan pinjaman sesuai peringkat. Jika ratting semakin menurun, artinya kepercayaan kepada bank semakin buruk yang menyebabkan para peminjam modal enggan untuk menyalurkan dana lebih besar ke pembuat obligasi.
 
 
 
 
Sumber: Seputarforex.com 

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan