Banyak orang yang mengatakan belajar
trading itu mudah, namun kenyataannya kok pada bangkrut? Ternyata
sebagian trader mengalami banyak kendala saat memulai trading. Lalu
kendala apa sih yang sering ditemui saat melakukan transaksi di forex
market?
Mungkin Anda pernah mengalami kerugian berurut-turut namun bisa segera memperbaiki keadaan dengan melakukan beberapa modifikasi pada cara trading Anda. Namun jika Anda ternyata tidak mampu menemukan akar permasalahan mengapa Anda sampai dihantam bertubi-tubi, mungkin Anda belum sadar akan keadaan sekaligus belum mendapatkan pencerahan. Berikut ini saya paparkan setidaknya ada beberapa permasalahan umum yang biasa dihadapi para trader pemula.
Kurang LatihanKurang berlatih maka uang terbuang sia-sia. Itulah sebabnya mengapa trader pemula disarankan untuk terlebih dahulu mencoba untuk mempraktekkan ilmu yang mereka miliki di akun demo sampai mereka benar-benar mengerti bagaimana cara mempraktekkan jurus-jurus yang mereka miliki di pasar sesungguhnya.
Trading Tapi Sering EmosionalMemang tidak mudah menguasai emosi. Ini tentang kedewasaan berpikir seorang trader.
Berubahnya Mekanisme PasarPasar sering bergejolak, ada baiknya memiliki sistem trading yang bisa bertahan di segala kondisi. Atau, bila Anda hanya memiliki satu jenis sistem trading, sebaiknya berhentilah trading untuk sementara waktu sampai pasar benar-benar bisa diprediksi dengan baik.

Jika Anda merasa salah satu atau bahkan semua dari ketiga faktor itu ada dalam diri Anda, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan revisi analisis. Anda harus betul-betul memahami analisa yang Anda pakai, baik itu analisa fundamental ataupun analisa teknikal. Setelah itu, Anda harus memegang teguh tiga hal berikut ini untuk mendukung analisa Anda:
- Analisa tren market
- Target profit
- Risk management
Perlu diingat jika Forex dijadikan sebuah bisnis, maka money management la yang menjadi faktor yang menentukan apakah bisnis yang akan Anda jalani adalah bisnis "amatiran" atau bisnis "professional". Jangan bertrading forex dengan model pemilik warung kelontong, tapi jalankan dengan model sebuah supermarket. Caranya dengan menyusun money management yang baik. Tanpa money management, mungkin Anda akan mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, namun tidak dalam jangka panjang.
Satu hal yang penting juga, aturlah risk to reward Anda dengan benar. Jangan nekat untuk trading tanpa Stop Loss. Jika Stop Loss anda acap kali tersentuh, maka mungkin memang Anda perlu mengatur ulang sistem trading dan penentuan Stop Loss serta limitnya. Intinya, jangan salahkan keberadaan Stop Loss apabila posisi anda terlikuidasi karenanya. Keberadaan Stop Loss di sini adalah untuk membatasi kerugian bukan untuk membangkrutkan anda.
Trader pemula bisa diumpamakan seperti seorang pelajar. Seorang pelajar yang serius ingin belajar pasti akan menyiapkan alat-alat belajarnya untuk mendukungnya sampai menjadi lebih baik. Begitu juga sebagai seorang trader pemula. Ia juga harus menyiapkan segala sesuatu untuk mendukung dalam bertrading.
Sumber:
http://www.suryapratamafx.com
http://www.mysmartfx.com
http://medanedu.blogspot.com
Mungkin Anda pernah mengalami kerugian berurut-turut namun bisa segera memperbaiki keadaan dengan melakukan beberapa modifikasi pada cara trading Anda. Namun jika Anda ternyata tidak mampu menemukan akar permasalahan mengapa Anda sampai dihantam bertubi-tubi, mungkin Anda belum sadar akan keadaan sekaligus belum mendapatkan pencerahan. Berikut ini saya paparkan setidaknya ada beberapa permasalahan umum yang biasa dihadapi para trader pemula.
Kurang LatihanKurang berlatih maka uang terbuang sia-sia. Itulah sebabnya mengapa trader pemula disarankan untuk terlebih dahulu mencoba untuk mempraktekkan ilmu yang mereka miliki di akun demo sampai mereka benar-benar mengerti bagaimana cara mempraktekkan jurus-jurus yang mereka miliki di pasar sesungguhnya.
Trading Tapi Sering EmosionalMemang tidak mudah menguasai emosi. Ini tentang kedewasaan berpikir seorang trader.
Berubahnya Mekanisme PasarPasar sering bergejolak, ada baiknya memiliki sistem trading yang bisa bertahan di segala kondisi. Atau, bila Anda hanya memiliki satu jenis sistem trading, sebaiknya berhentilah trading untuk sementara waktu sampai pasar benar-benar bisa diprediksi dengan baik.
Jika Anda merasa salah satu atau bahkan semua dari ketiga faktor itu ada dalam diri Anda, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan revisi analisis. Anda harus betul-betul memahami analisa yang Anda pakai, baik itu analisa fundamental ataupun analisa teknikal. Setelah itu, Anda harus memegang teguh tiga hal berikut ini untuk mendukung analisa Anda:
- Analisa tren market
- Target profit
- Risk management
Perlu diingat jika Forex dijadikan sebuah bisnis, maka money management la yang menjadi faktor yang menentukan apakah bisnis yang akan Anda jalani adalah bisnis "amatiran" atau bisnis "professional". Jangan bertrading forex dengan model pemilik warung kelontong, tapi jalankan dengan model sebuah supermarket. Caranya dengan menyusun money management yang baik. Tanpa money management, mungkin Anda akan mendapatkan keuntungan dalam jangka pendek, namun tidak dalam jangka panjang.
Satu hal yang penting juga, aturlah risk to reward Anda dengan benar. Jangan nekat untuk trading tanpa Stop Loss. Jika Stop Loss anda acap kali tersentuh, maka mungkin memang Anda perlu mengatur ulang sistem trading dan penentuan Stop Loss serta limitnya. Intinya, jangan salahkan keberadaan Stop Loss apabila posisi anda terlikuidasi karenanya. Keberadaan Stop Loss di sini adalah untuk membatasi kerugian bukan untuk membangkrutkan anda.
Trader pemula bisa diumpamakan seperti seorang pelajar. Seorang pelajar yang serius ingin belajar pasti akan menyiapkan alat-alat belajarnya untuk mendukungnya sampai menjadi lebih baik. Begitu juga sebagai seorang trader pemula. Ia juga harus menyiapkan segala sesuatu untuk mendukung dalam bertrading.
Sumber:
http://www.suryapratamafx.com
http://www.mysmartfx.com
http://medanedu.blogspot.com
Seputarforex.com






