Senin, 04 April 2016

Market Motion - Teori Isaac Newton Untuk Forex

0 komentar
Sir Isaac Newton, seorang fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, kimiawan, dan teolog asal Inggris. Sebagai ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.
Bukunya - Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica tahun 1687 - dianggap sebagai buku paling berpengaruh sepanjang sejarah sains. Buku ini meletakkan dasar-dasar mekanika klasik, yang menjabarkan hukum gravitasi dan tiga hukum gerak yang mendominasi pandangan sains mengenai alam semesta selama tiga abad. Newton berhasil menunjukkan bahwa gerak benda di bumi dan benda-benda luar angkasa lainnya diatur oleh sekumpulan hukum-hukum alam yang sama. Dalam bidang mekanika, Newton mencetuskan adanya prinsip kekekalan momentum dan momentum sudut.

Namun, siapa yang menduga kalau teori-teori Newton sebenarnya juga bisa diterapkan dalam forex. Artikel ini akan membahas penerapan teori Isaac Newton dalam memandang pergerakan di pasar (Market Motion).
Seperti yang dikatakan Sir Isaac Newton dalam Hukum Pertama tentang Gerak yang memunculkan konsep momentum, "Sebuah benda yang bergerak akan tetap bergerak, sampai dengan adanya kekuatan lain bekerja padanya (bila kekuatannya sama maka gerakannya terhenti, bila kekuatannya lebih besar maka gerakannya berubah arah)". Dalam pasar keuangan, harga juga memiliki momentum. Daryl Guppy, mendokumentasikan dalam bukunya tentang karakteristik pergerakan harga. Dia memverifikasi observasinya dengan hasil aktual dan berikut adalah rinciannya:
Gerak Menyamping / Sideway
 
Sebuah perdagangan saham dalam sebuah band (kisaran harga) memiliki peluang 70% untuk bergerak sideways lanjut. Oleh karena itu, ada kemungkinan 15% untuk harga berubah naik dan 15% untuk harga berubah turun.
Gerakan cenderung ke atas / Uptrend
 
Ketika harga bergerak naik, ada kemungkinan 75% baginya untuk bergerak ke arah yang sama, dan dalam kisaran yang sama. Berbeda dengan saat aksi harga sideway, probabilitas harga untuk naik dan turun tidak lagi sama. Ada kesempatan yang lebih tinggi bagi harga untuk naik lebih cepat keatas sebesar 15%, dan kecenderungan lebih kecil (10%) bagi harga untuk berakselerasi ke bawah.
Gerakan cenderung ke bawah / Downtrend
 
Ketika harga trending turun, ada kemungkinan 80% baginya untuk melanjutkan ke arah yang sama. Ini berarti, harga memiliki peluang 15% untuk bergerak makin cepat kebawah, dan hanya ada 5% peluang bagi harga untuk berakselerasi keatas.

Sumber:
- wikipedia
- bigfatpurse.com  
Seputarforex.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan