Seperti pada judul tulisan diatas, Anda bisa masuk
pasar dan jangan pikirkan urusan trading forex sampai Anda memulai untuk
trading lagi sesuai jadwal Anda. Lanjutkan aktivitas Anda sehari-hari.
Dengan demikian Anda akan terlatih untuk disiplin tanpa melibatkan emosi
dalam trading. Disamping itu, aktivitas Anda sehari-hari tidak
terganggu karena trading forex.
Banyak trader forex kebingungan dengan banyaknya data, informasi dan berita yang diperoleh dari berbagai media sehingga acapkali terjadi salah tafsir dalam menganalisa dan mencerna informasi maupun data yang begitu banyak itu, hingga bingung menentukan trading plan.
Secara psikologis, banyak pelaku pasar yang percaya bahwa semakin
mampu mereka menganalisa data-data fundamental dan teknikal yang
kompleks akan membuat semakin bagus hasil tradingnya. Bahkan ada yang
berani membeli metode trading dengan harga yang cukup mahal. Tetapi
dalam kenyataannya, seperti telah banyak terbukti, hasil trading
yang diperoleh tidaklah serta merta berbanding lurus begitu saja dengan
ruwetnya metode atau kompleknya trading plan yang diterapkan, bahkan sampai pada titik tertentu justru akan berbanding terbalik.
Mengapa menganalisa data yang begitu banyak menjadi tidak produktif ?
Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa dengan menganalisa data dan
informasi pasar yang begitu banyak malah menyebabkan trading Anda
semakin jeblok atau tidak seperti yang Anda harapkan. Salah satu
kekeliruan para trader adalah keyakinan bahwa dengan kemampuan
menganalisa data dan informasi pasar yang semakin banyak, seorang trader
akan bisa menghasilkan keuntungan yang konsisten. Jika ternyata yang
terjadi adalah sebaliknya, maka mereka akan menyerah dengan menutup
account trading-nya dan mungkin benar-benar akan melupakan trading
forex.
Memang, persepsi pembawaan alami manusia pada umumnya adalah semakin
kita bekerja lebih keras dari yang lain, atau semakin kita menyisihkan
waktu lebih banyak untuk belajar, akan lebih handal dan lebih sukses
dari yang tidak melakukan itu. Tetapi hal itu tidak berlaku dalam
trading forex, dan tidak menjamin akan sukses dengan melakukan itu.
Membuang banyak waktu guna membuat sebuah metode trading yang komplek atau menganalisa data-data ekonomi yang begitu banyak sungguh kurang bermanfaat. Dalam trading di pasar forex, ada banyak sekali variabel. Setiap individu pelaku trading adalah sebuah variabel, karena apa yang mereka pikirkan akan ikut andil dalam menggerakkan harga pasar. Kita tidak akan sanggup mengetahui atau bahkan mengontrol pergerakan harga pasar, kecuali jika kita tahu dan mampu mengontrol apa yang dipikirkan oleh setiap individu pelaku pasar tentang pergerakan harga pasar.
Analisa data ekonomi yang ruwet atau penerapan metode trading yang komplek itu menjadi tidak berarti jika tujuan kita adalah ingin mengontrol pasar, padahal pasar itu sesuatu yang memang tidak bisa dikontrol. Secara alami bisa saja seorang trader berusaha untuk mengontrol kondisi pasar, tetapi jika tidak berhasil maka akan menyebabkan konsekuensi negatif. Misalnya seorang trader yang mengalami loss dalam beberapa kali trade maka dia cenderung ngambek dan tidak lagi mau masuk pasar. Yang dia lakukan kemudian adalah membaca buku-buku tentang trading, membeli metode trading yang berbeda atau mempelajari lebih dalam lagi tentang data-data ekonomi serta mencari tahu hal-hal apa saja yang mempengaruhi pergerakan harga pasar. Dan sangatlah logis bila dia mengharap kelak hasil tradingnya akan lebih baik dan memadai karena telah invest waktu dan uang yang begitu banyak. Jika ternyata kemudian hasil tradingnya tidak seperti yang diharapkan, dia akan sulit untuk menerima kenyataan itu dan mencari-cari metode trading lagi, belajar dan melakukan riset lagi, sehingga waktu dan uang yang telah dihabiskan tidak sebanding dengan hasil trading yang diperoleh.
Membuang banyak waktu guna membuat sebuah metode trading yang komplek atau menganalisa data-data ekonomi yang begitu banyak sungguh kurang bermanfaat. Dalam trading di pasar forex, ada banyak sekali variabel. Setiap individu pelaku trading adalah sebuah variabel, karena apa yang mereka pikirkan akan ikut andil dalam menggerakkan harga pasar. Kita tidak akan sanggup mengetahui atau bahkan mengontrol pergerakan harga pasar, kecuali jika kita tahu dan mampu mengontrol apa yang dipikirkan oleh setiap individu pelaku pasar tentang pergerakan harga pasar.
Analisa data ekonomi yang ruwet atau penerapan metode trading yang komplek itu menjadi tidak berarti jika tujuan kita adalah ingin mengontrol pasar, padahal pasar itu sesuatu yang memang tidak bisa dikontrol. Secara alami bisa saja seorang trader berusaha untuk mengontrol kondisi pasar, tetapi jika tidak berhasil maka akan menyebabkan konsekuensi negatif. Misalnya seorang trader yang mengalami loss dalam beberapa kali trade maka dia cenderung ngambek dan tidak lagi mau masuk pasar. Yang dia lakukan kemudian adalah membaca buku-buku tentang trading, membeli metode trading yang berbeda atau mempelajari lebih dalam lagi tentang data-data ekonomi serta mencari tahu hal-hal apa saja yang mempengaruhi pergerakan harga pasar. Dan sangatlah logis bila dia mengharap kelak hasil tradingnya akan lebih baik dan memadai karena telah invest waktu dan uang yang begitu banyak. Jika ternyata kemudian hasil tradingnya tidak seperti yang diharapkan, dia akan sulit untuk menerima kenyataan itu dan mencari-cari metode trading lagi, belajar dan melakukan riset lagi, sehingga waktu dan uang yang telah dihabiskan tidak sebanding dengan hasil trading yang diperoleh.
Sedikit dalam forex berarti banyak - masuk pasar dan lupakan trading
Jadi bagaimanakah seharusnya seorang trader menyikapi hal-hal diatas? Pertama adalah menerima kenyataan bahwa pasar forex tidak bisa dikontrol dan tak seorangpun bisa mengontrol.
Pasar forex bukan sesuatu yang hidup lahiriah, jadi tidak mempunyai
emosi dan tidak peduli apa yang telah dan akan kita lakukan. Dia
hanyalah sebuah arena dimana para pelaku pasar dengan karakternya
masing-masing bertarung mengenai nilai tukar mata uang. Jadi janganlah
berusaha untuk mengontrol pasar. Seorang trader profesional hanya
meluangkan waktu sebentar saja untuk menganalisa pasar. Jika kondisi
pasar tidak sejalan dengan hasil analisanya, dia tidak masuk pasar dan
menunggu keesokan harinya. Dia sadar bahwa tak seorangpun bisa
mengontrol pasar, jadi sangatlah sia-sia untuk mengontrol sesuatu yang
memang tidak bisa dikontrol. Trader profesional percaya bahwa pasar
forex adalah aliran peluang yang tiada henti, dan tidak ada tekanan
untuk harus masuk pasar ataupun was-was ketika hendak masuk pasar.
Masuk pasar dan lupakan trading. Caranya mudah. Jika kondisi pasar telah sesuai dengan batasan-batasan yang telah kita tentukan dalam trading plan, maka kita masuk. Jangan libatkan emosi kita, dan jangan mengubah apa-apa yang telah kita tetapkan sebelumnya. Jika kita mencoba mengubah, berarti kita mencoba mengontrol sesuatu yang memang tidak bisa dikontrol. Bekerjalah seperti seorang profesional.
Yang harus kita lakukan adalah membuat sebuah trading plan yang mencakup skema risk management kita. Kita akan masuk pasar hanya jika kondisi pasar telah sesuai dengan trading plan yang telah kita set up. Setelah kita tentukan stop loss dan target profitnya, kita tinggalkan, jangan pernah diintervensi lagi sampai jadwal trading kita berikutnya. Sebagai penutup, ciptakan metode trading yang sederhana dengan batasan masuk dan keluar pasar yang jelas.
Sumber : Nial Fuller - www.learntotradethemarket.com
seputarforex.com






