Kali ini akan membagi tips yang cukup
memudahkan trader dalam mengelola akunnya. Bagi sebagian trader,
memiliki akun di satu broker saja masih kurang. Ada yang memilih untuk
memiliki akun di beda broker.
Hal ini sebetulnya sudah cukup familiar, mengingat jaminan broker terhadap client tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk pasti aman. Trader biasanya akan membagi uangnya ke dalam beberapa akun dengan broker yang berbeda pula.
Persepsi ini mengingatkan dengan iklan menaruh telur dalam satu keranjang. Jika telur yang lain pecah, maka telur yang lain juga berpotensi pecah karena ada benturan. Nah jika kita menebar telur di beberapa keranjang, maka kemungkinan yang terkena dampak benturan dan pecah hanya segelintir saja, sedangkan di keranjang yang lain aman.
Itulah sebabnya mereka membuat banyak akun yang berbeda di jenis broker berbeda pula. Tapi yang jelas semua jenis akun tersebut difungsikan jika sewaktu-waktu ada masalah pada broker yang satu, masih dapat aman pada broker lainnya.
Sayangnya, memiliki akun yang banyak akan merepotkan oleh Anda. Harus memuka banyak metatrader dengan akun yang berbeda pada disetiap metatrader broker. Jika ada 8 sampai 10 metatrader dalam satu komputer, bukankah akan sangat merepotkannya diri Anda. Hal ini dapat diatasi dengan menggabungkan akun dibanyak matatrader ke dalam satu metatrader. Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Kumpulkan server-server broker dalam satu metatrader

2. Server biasanya berada : drive C > program file > metatrader broker Anda > config

3. Log in berdasarkan masing-masing akun sesuai server broker Anda

4. Contoh Akun yang dapat digunakan dan tersimpan di metatrader

Kesimpulan
Memanfaatkan server pada masing-masing metatrader akan memperingkas pembukaan metatrader. Jika ada metatrader yang dapat diringkas menjadi satu dengan banyak server yang berbeda dalam satu metatrader kenapa tidak memanfaatkannya sehingga kinerja komputer Anda akan tetap ringan dan stabil.
Hal ini sebetulnya sudah cukup familiar, mengingat jaminan broker terhadap client tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk pasti aman. Trader biasanya akan membagi uangnya ke dalam beberapa akun dengan broker yang berbeda pula.
Persepsi ini mengingatkan dengan iklan menaruh telur dalam satu keranjang. Jika telur yang lain pecah, maka telur yang lain juga berpotensi pecah karena ada benturan. Nah jika kita menebar telur di beberapa keranjang, maka kemungkinan yang terkena dampak benturan dan pecah hanya segelintir saja, sedangkan di keranjang yang lain aman.
Itulah sebabnya mereka membuat banyak akun yang berbeda di jenis broker berbeda pula. Tapi yang jelas semua jenis akun tersebut difungsikan jika sewaktu-waktu ada masalah pada broker yang satu, masih dapat aman pada broker lainnya.
Sayangnya, memiliki akun yang banyak akan merepotkan oleh Anda. Harus memuka banyak metatrader dengan akun yang berbeda pada disetiap metatrader broker. Jika ada 8 sampai 10 metatrader dalam satu komputer, bukankah akan sangat merepotkannya diri Anda. Hal ini dapat diatasi dengan menggabungkan akun dibanyak matatrader ke dalam satu metatrader. Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Kumpulkan server-server broker dalam satu metatrader
2. Server biasanya berada : drive C > program file > metatrader broker Anda > config
3. Log in berdasarkan masing-masing akun sesuai server broker Anda
4. Contoh Akun yang dapat digunakan dan tersimpan di metatrader
Kesimpulan
Memanfaatkan server pada masing-masing metatrader akan memperingkas pembukaan metatrader. Jika ada metatrader yang dapat diringkas menjadi satu dengan banyak server yang berbeda dalam satu metatrader kenapa tidak memanfaatkannya sehingga kinerja komputer Anda akan tetap ringan dan stabil.
Sumber: Seputarforex.com






