Sebelum kita memulai Aktifitas untuk open Posisi, ada baiknya apabila
kita dapat memahami Point-point penting yang harus kita jadikan pedoman
dalam mengambil sebuah keputusan. Apa yang terjadi apabila kita tidak
mengetahui secara jelas situasi keadaan pasar yang sebetulnya terjadi
pada saat ini..? Sudah pasti kita akan mengalami banyak kerugian, karena
kita melakukan Open Posisi telah dikuasai oleh Emosi dan Nafsu belaka.

Dalam dunia Finansial, banyak berkembang bahwa sebuah Informasi mengenai Sistem Trading yang menghasilkan dan Konsisten pastilah sangat sulit. Sedangkan faktor penentu proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem semata. Faktor kerugian sering terjadi karena kita terpicu oleh Emosi yang sudah tak terkendali dan rendahnya kedisiplinan dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata. Selain itu masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian.
Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain :
* Bernafsu mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi).
* Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan.
* Tidak mampu mempelajari pasar secara mendalam.
* Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat.
* Tidak mau mengalami resiko kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss).
* Penempatan posisi modal yang salah (tidak sesuai dengan produk). Dalam mengeliminasi potensi kerugian, sangatlah dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dalam diri seorang trader, agar dapat mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, berikut tips yang perlu anda Pelajari.
Semoga Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan antara trader yang berhasil dan trader yang merugi :
Dalam dunia Finansial, banyak berkembang bahwa sebuah Informasi mengenai Sistem Trading yang menghasilkan dan Konsisten pastilah sangat sulit. Sedangkan faktor penentu proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem semata. Faktor kerugian sering terjadi karena kita terpicu oleh Emosi yang sudah tak terkendali dan rendahnya kedisiplinan dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata. Selain itu masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian.
Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain :
* Bernafsu mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi).
* Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan.
* Tidak mampu mempelajari pasar secara mendalam.
* Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat.
* Tidak mau mengalami resiko kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss).
* Penempatan posisi modal yang salah (tidak sesuai dengan produk). Dalam mengeliminasi potensi kerugian, sangatlah dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dalam diri seorang trader, agar dapat mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, berikut tips yang perlu anda Pelajari.
Semoga Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan antara trader yang berhasil dan trader yang merugi :
- Membuat trading plan yang simpel dan mudah disesuaikan dengan
kondisi pasar. Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem
yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada
faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi performa trading. Untuk
meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus selalu belajar
dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and
error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu),
trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi
pasar dengan risk to reward yang menarik.
- Take Action. Trader yang sukses akan selalu memiliki inisiatif untuk
bertindak. Aktivitas trading idealnya tidak dipengaruhi oleh rasa
takut. Sebagai contoh, seorang trader tidak akan menahan posisi yang
merugikan (yang tidak sesuai rencana trading) dan berharap posisinya
akan berbalik menjadi sebuah posisi menguntungkan. Ia juga tidak akan
mudah panik sehingga terburu-buru dalam merespon kondisi pasar diluar
perkiraan.
- Memiliki sebuah trading plan untuk dipatuhi, agar Anda mengetahui
kapan waktu yang tepat untuk mengambil atau melepas posisi. Poin ini
sering dilupakan ketika trader sedang berada dalam situasi profit.
Padahal, pengambilan posisi yang ideal selalu berpedoman pada trading
plan dan bukan berdasarkan keadaan pasar terkini. Dengan begitu, Anda
dapat mengetahui efektifitas strategi tersebut. Evaluasi tidak akan
terjadi apabila strategi yang diterapkan tidak konsisten dan alasan
trading terus berubah. Seringkali trader mengabaikan trading plan karena
tertekan oleh kerugian. Sesungguhnya masalah merugi adalah waktu
terbaik untuk belajar menghindari loss di masa depan.
- Fokus untuk menjadi Konsisten. Trader yang baik pasti memahami bahwa lebih penting untuk menjadi konsisten dari pada meraih profit secara cepat. Salah satu bagian terpenting dalam trading, selain profit itu sendiri, adalah cara untuk mencapainya. Jika Anda hanya berharap pada keberuntungan dalam sebuah transaksi, berarti Anda masih belum memiliki strategi/sistem yang handal untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka waktu lama.
Apabila anda dapat meng-Aplikasikan Point-point tersebut diatas
kedalam dunia Trading, berarti anda telah memegang salah satu kunci
dalam trading. yang perlu untuk anda ketahui adalah jangan mudah
menyerah dalam mengarungi setiap rintangan yang terjadi pada dunia
Trading.
Sumber: Seputarforex.com






