Rabu, 27 April 2016

Return Operator pada EA

0 komentar
Sudah banyak operator EA yang kita gunakan dalam menentukan program jadi berupa EA. Namun operator return ini juga tidak boleh diabaikan atau ditinggalkan. Ingat operator return memiliki fungsi yang cukup penting dan hampir semua fungsi menggunakan operator return.



Di artikel ini akan diberikan ulasan mengenai operator return, pengertiannya, dan contoh-contoh dalam penggunannya. Selama Anda memahami maksud dari return operator, dipastikan di dalam pembuatan EA, Anda tidak akan merasa kebingungan.

Apa itu Return OperatorReturn operotar adalah sebuah penugasan atau control yang bertugas sebagai pengembali hasil dari fungsi dan mengembalikannya ke dalam kontrol program. Ciri-ciri yang bisa diketahui dari return operator adalah adanya operator ( Return (); ) atau hanya ( Return; ). Hampir mirip dengan operator continue pada operator di artikel sebelumnya.

Tugas yang dibebankan ke return operator adalah menghentikan sebuah fungsi namun dengan catatan mengembalikan hasilnya kepada program fungsi tersebut. Jadi berbeda sekali antara break operator dengan return operator. Jika break operator menghentikan fungsi lalu selesai, sedangkan return operator menghentikan fungsi tapi hasil dari kalkukasi fungsi dikembalikan ke dalam fungsi.

Jika operator return ingin mengembalikan ke bentuk ekspresi maka harus diapit oleh kurung seperti ( Return (); ). Di dalam kurung bisa di isi oleh ekspresi, namun tidak boleh dalam bentuk ekspresi penugasan. Cukup bentuk variabel dari fungsi itu sendiri. Untuk menggambarkan operator return, dibawah ini diberikan contohnya :

// Nilai semangka x dan y
int Semangka (int x, int y)
 {
  return(x+y);
 }

Gambaran tersebut menceritakan bahwa nilai x dari semangka, dan nilai y dari semangka di jumlahkah pada return. Yang hasilnya disimpan oleh int x dan int y. Jadi jangan sampai ada penugasan berupa looping atau penugasan lain di dalam operator. Untuk contoh lainnya Anda bisa melihat di bawah ini :

// kembalikan data
void SomeFunction()
 {
  Print("Hello!");
  return;    // this operator can be deleted

Pada hasil program di atas, proses return akan mengembalikan hasil print yang nanti dapat ditampilkan pada program. Jika kita menggunakan break, maka hasilnya malah mengeluarkan program sedangkan hasil print belum ditampilkan. Itulah fungsi dari return yaitu mengembalikan data namun program tidak keluar.





Sumber: Seputarforex.com

Leave a Reply


 
Trading valuta asing berdasarkan margin mengandung potensi keuntungan tinggi, tapi juga potensi risiko tinggi yang mungkin tidak cocok untuk semua investor. Sebelum memutuskan untuk trading valuta asing, Anda harus dengan hati-hati mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil masa depan, yang bisa berbeda karena volatilitas pasar. Ada kemungkinan bahwa Anda bisa saja kehilangan sebagian atau semua investasi awal Anda sehingga sebaiknya jangan menginvestasikan uang yang tidak dapat Anda tanggung kerugiannya. Anda harus menyadari tentang semua risiko yang terkait dengan trading valuta asing, dan meminta nasihat dari penasihat keuangan independen jika Anda memiliki keraguan.
KAJIANFOREX (Pusat Informasi pembelajaran Forex terpercaya) © 2015 | Designed By Blog Minan