Memperdagangkan saham-saham IPO (Initial Public Offering atau
Penawaran Umum Perdana) dari berbagai perusahaan tentunya akan menjadi
salah satu pilihan tepat untuk menuju finansial yang lebih profitable.
Kesempatan ini awalnya hanya bisa dilakukan oleh broker-broker saham,
dan hanya baru dalam beberapa tahun kemudian broker-broker Forex
akhirnya juga bisa menawarkan Contract for Difference atau disingkat
CFD, pada saham-saham yang telah terdaftar di bursa saham.
Mengapa saham IPO? Alasannya cukup sederhana. Dalam beberapa tahun
terakhir, beberapa perusahaan teknologi tiba-tiba memutuskan untuk go
public, yang tak lain demi meningkatkan nilai perusahaan mereka secara
keseluruhan. Namun, untuk mengetahui penyebab penurunan harga saham dari
suatu perusahaan tidaklah mudah, bisa saja turun dalam jangka menengah
dsb. Mari kita lihat contoh dinamika harga saham di bawah ini.
Grafik di atas merupakan pergerakan harga saham perusahaan Facebook
(NASDAQ: FB), yaitu perusahaan yang memfasilitasi jejaring sosial,
penyimpanan daftar pertemanan, foto-foto dan informasi lainnya dalam
jaringan. Facebook juga menjual sebuah iklan. Penyedia layanan jejaring
sosial ini telah go public sejak tanggal 18 Mei 2012 dengan harga saham
perdana untuk per lembarnya sebesar $38. Meskipun sempat menjalani
beberapa masa sulit akibat merosotnya harga saham yang hampir mencapai
50%, namun kini harga saham perusahaan telah menembus level $100.
Lalu, seperti apa masa depan saham perusahaan ini? Nilai saham
mereka, bisa saja akan turun, atau bahkan runtuh, tetapi kemungkinan ini
sangat kecil. Hanya satu yang pasti, Facebook akan tetap penyedia
layanan jejaring sosial nomor satu, dan jumlah penggunanya pun akan
terus bertambah, setidaknya dalam beberapa tahun ke depan. Tren serupa
sebenarnya juga dimiliki oleh beberapa perusahaan teknologi lainnya,
tetapi mereka memiliki beberapa eksepsi. Twitter misalnya, harga saham
mereka telah turun dari $42 sampai $24 per lembarnya. Selanjutnya, mari
kita tinjau, saham-saham IPO mana saja yang memiliki prospek paling
menjanjikan pada tahun 2016 nanti.
IPO Yang Paling Optimistis Di Tahun 2016
No.1 – Uber
Tahun ini Uber banyak dimuat di berbagai media di dunia. Perusahaan ini berencana untuk go public, dan ini pasti akan menjadi salah satu kontrak CFD yang paling didambakan oleh setiap broker Forex. Uber sendiri adalah perusahaan taksi terbesar di dunia, yang pada faktanya tidak memiliki satu mobil pun, akan tetapi profit perusahaan telah meningkat secara signifikan, seiring pula dengan ekspansi geografisnya. Meski aplikasi Uber ini sangat populer, tetapi penyebarannya dinilai masih belum berhasil menjangkau banyak negara, oleh sebab itu ekspansi geografis lanjutan akan menjadi salah satu alasan utama yang menjamin pertumbuhan harga sahamnya. Namun di sisi lain, dalam hal pelanggaran perundang-undangan di negara-negara tertentu, Uber mungkin akan dihadapkan dengan beberapa konsekuensi hukum. Tetapi bagaimanapun juga, IPO Uber akan tetap menjadi salah satu saham yang paling menarik pada tahun 2016 nanti.
Tahun ini Uber banyak dimuat di berbagai media di dunia. Perusahaan ini berencana untuk go public, dan ini pasti akan menjadi salah satu kontrak CFD yang paling didambakan oleh setiap broker Forex. Uber sendiri adalah perusahaan taksi terbesar di dunia, yang pada faktanya tidak memiliki satu mobil pun, akan tetapi profit perusahaan telah meningkat secara signifikan, seiring pula dengan ekspansi geografisnya. Meski aplikasi Uber ini sangat populer, tetapi penyebarannya dinilai masih belum berhasil menjangkau banyak negara, oleh sebab itu ekspansi geografis lanjutan akan menjadi salah satu alasan utama yang menjamin pertumbuhan harga sahamnya. Namun di sisi lain, dalam hal pelanggaran perundang-undangan di negara-negara tertentu, Uber mungkin akan dihadapkan dengan beberapa konsekuensi hukum. Tetapi bagaimanapun juga, IPO Uber akan tetap menjadi salah satu saham yang paling menarik pada tahun 2016 nanti.
No.2 – Airbnb
Prinsip operasi perusahaan ini hampir sama dengan Uber, yang membedakan hanyalah sektor bisnisnya, Airbnb merupakan hotel terbesar yang tidak memiliki nomor kamar satu pun, tetapi menyediakan akses ke ratusan ribu kamar dan apartemen di seluruh dunia. Meskipun pendapatan Airbnb relatif lebih kecil (jika dibandingkan dengan Uber), namun perusahaan ini jauh lebih stabil, sebab tidak banyak dicampurtangani oleh pihak-pihak yang berwenang.
Prinsip operasi perusahaan ini hampir sama dengan Uber, yang membedakan hanyalah sektor bisnisnya, Airbnb merupakan hotel terbesar yang tidak memiliki nomor kamar satu pun, tetapi menyediakan akses ke ratusan ribu kamar dan apartemen di seluruh dunia. Meskipun pendapatan Airbnb relatif lebih kecil (jika dibandingkan dengan Uber), namun perusahaan ini jauh lebih stabil, sebab tidak banyak dicampurtangani oleh pihak-pihak yang berwenang.
IPO Yang Patut Diwaspadai di Tahun 2016
Snapchat
Perusahaan ini bisa disebut sebagai “unicorn”. Perusahaan ini menerima bantuan dana dan penghargaan, namun tidak mampu menghasilkan profit sama sekali dan mereka justru berencana untuk go public pada tahun depan. Jika membandingkan Snapchat dengan Twitter, maka kita akan dapat melihat absensinya stabilitas struktur pendapatan, yang mana berpotensi menyebabkan krisis saham. Pendapatan Twitter memang tidak tinggi, namun cukup konsisten dan stabil. Hal ini berbeda dengan Snapchat, di mana situasinya sangat jauh dari kata aman. Dengan demikian, Snapchat bukan menjadi tempat yang tepat untuk berinvestasi, namun jika Anda ingin mencoba mempertaruhkan keberuntungan Anda, maka lebih baik untuk melakukannya melalui broker binary dengan aksi jual.
Perusahaan ini bisa disebut sebagai “unicorn”. Perusahaan ini menerima bantuan dana dan penghargaan, namun tidak mampu menghasilkan profit sama sekali dan mereka justru berencana untuk go public pada tahun depan. Jika membandingkan Snapchat dengan Twitter, maka kita akan dapat melihat absensinya stabilitas struktur pendapatan, yang mana berpotensi menyebabkan krisis saham. Pendapatan Twitter memang tidak tinggi, namun cukup konsisten dan stabil. Hal ini berbeda dengan Snapchat, di mana situasinya sangat jauh dari kata aman. Dengan demikian, Snapchat bukan menjadi tempat yang tepat untuk berinvestasi, namun jika Anda ingin mencoba mempertaruhkan keberuntungan Anda, maka lebih baik untuk melakukannya melalui broker binary dengan aksi jual.
Kesimpulan:
Pada tahun 2016, cukup banyak saham-saham IPO yang akan diperdagangkan. Pada artikel ini, kita telah meninjau tiga IPO mayor, yang mana Uber dan Airbnb akan menjadi dua pemimpin pada segmen ekonomi. Diperkirakan saham-saham mereka akan tumbuh dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Sedangkan Snapchat, dapat dinilai sebagai perusahaan yang rentan terhadap krisis, saham IPO-nya sangat berisiko, karena masih berpeluang dihadapkan dengan faktor-faktor negatif yang tak terduga.
Pada tahun 2016, cukup banyak saham-saham IPO yang akan diperdagangkan. Pada artikel ini, kita telah meninjau tiga IPO mayor, yang mana Uber dan Airbnb akan menjadi dua pemimpin pada segmen ekonomi. Diperkirakan saham-saham mereka akan tumbuh dalam jangka pendek, menengah dan panjang. Sedangkan Snapchat, dapat dinilai sebagai perusahaan yang rentan terhadap krisis, saham IPO-nya sangat berisiko, karena masih berpeluang dihadapkan dengan faktor-faktor negatif yang tak terduga.
Sumber: Seputarforex.com






