Bagi Anda yang sudah kompeten di bisnis trading, sudah mampu
mengumpulkan pundi-pundi profit, serta mampu menguasai psikologis, maka
sudah saatnya Anda berfikir untuk menjadi profitable. Loh kalau sudah
bisa mengumpulkan pundi-pundi bukankah sudah profitable? Oo... belum
tentu! Profit yang kita kumpulkan hanya sebagian kecil dari konsistensi
kita di dalam trading. Masih ada segudang langkah untuk mencapai tahapan
untuk menjadi trader sejati. Salah satunya melangkah menjadi trader
yang profitable.

Bagaimana menjadi seorang trader yang profitable? Tentu Anda sudah bisa mencari penghasilan di forex. Menambahkan keuntungan dan mengembangkan akun dengan baik. Kali ini kita akan membahas menjadi seorang trader profitable secara lebih mendalam dan bagaimana menguasai menjadi trader yang profitable tersebut. Ada ciri dari seorang yang bisa dikatakan sebagai profitable, di antaranya:
Mampu Mengecilkan DrawdownBisa konsisten namun drawdown masih gede, belum bisa dikatakan sebagai trader yang profitable. Banyak sekali manage investasi memiliki gaya trading yang bagus, kinerja trading sistemnya yang cukup akurat, serrta management modalnya yang ketat. Tetapi tatkala dilihat drawdownnya, masih saja terlalu berisiko. Nah, ini nih salah satu trader yang belum bisa profitable.
Profit baru bisa dikatakan kalau hasil yang didapatkan benar-benar didapatkan. Namun jika profit yang dihasilkan dari suatu drawdown yang berisiko, kemungkinan profit itu akan lenyap kembali. Kemungkinan lho ya, hehe! Barangkali ada yang protes, "Saya sudah bertahun-tahun profit dengan drawdown gede tidak masalah kok" Ya, itu berarti pengecualian.
Melihat sebuah drawdown artinya melihat sebuah perjalanan trading seseorang. Secara keseluruhan baik yang sudah mahir, atau masih newbie semua akan dilihat dari cara mereka melakukan trading. Lha, tradingnya berisiko tidak? Tidak. Kalau begitu berarti trading mereka profitable.
Bagaimana jika sudah tidak berisiko, tiba-tiba modalnya habis karena MC? Kalau sudah tidak berisiko kok masih bisa MC, berarti dicari dulu nih permasalahannya. Mungkin bisa karena listrik mati selama berhari-hari, atau akun trading kena suspend sehingga tidak bisa dibuka beberapa waktu. Yang penting bukan berapa banyak risiko akun kita, namun mampukah kita menjadikan akun aman dari risiko. Ini yang penting.
Selalu trading dalam trend
Menjadi seorang trader yang profitable selalu berpegang kepada trend. Jika tidak diketahui arah trend, maka cenderung untuk tidak open. Jadi mereka lebih sabar menunggu, lebih sabar menanti, sampai menemukan signal yang tepat sesuai sistem. Disini lagi-lagi berkaitan dengan sistem. Oleh karena itu, penggunaan sistem sangat wajib dan modal utama menjadi seorang trader yang profitable.
Bagaimana jika tarder yang lebih suka melawan tren? Melawan trend yang bagaimana ini? Jika marketnya balik arah sedangkan open posisi sudah ada sebelumnya, itu namanya tidak melawan arah, namun kebetulan mengikuti arah tren.
Menjadi seorang yang profitable dibutuhkan kesabaran, keuletan, serta ketelitian tinggi untuk mencapai hasil yang benar-benar sesuai keinginan. Semakin trader paham akan market, semakin takut akan risiko. Sebaliknya jika trader masih sedikit memahami pasar, berarti mereka senang bergumul dalam risiko.
KesimpulanCiri orang yang sudah menjadi trader profitable adalah mereka mampu mengecilkan drawdown serta selalu mengikuti arah market. Karena keberadaan mereka selalu menjaga akun tetap terhindari dari risiko. Berjuanglah untuk bisa menjadi trader profitable!
Bagaimana menjadi seorang trader yang profitable? Tentu Anda sudah bisa mencari penghasilan di forex. Menambahkan keuntungan dan mengembangkan akun dengan baik. Kali ini kita akan membahas menjadi seorang trader profitable secara lebih mendalam dan bagaimana menguasai menjadi trader yang profitable tersebut. Ada ciri dari seorang yang bisa dikatakan sebagai profitable, di antaranya:
Mampu Mengecilkan DrawdownBisa konsisten namun drawdown masih gede, belum bisa dikatakan sebagai trader yang profitable. Banyak sekali manage investasi memiliki gaya trading yang bagus, kinerja trading sistemnya yang cukup akurat, serrta management modalnya yang ketat. Tetapi tatkala dilihat drawdownnya, masih saja terlalu berisiko. Nah, ini nih salah satu trader yang belum bisa profitable.
Profit baru bisa dikatakan kalau hasil yang didapatkan benar-benar didapatkan. Namun jika profit yang dihasilkan dari suatu drawdown yang berisiko, kemungkinan profit itu akan lenyap kembali. Kemungkinan lho ya, hehe! Barangkali ada yang protes, "Saya sudah bertahun-tahun profit dengan drawdown gede tidak masalah kok" Ya, itu berarti pengecualian.
Melihat sebuah drawdown artinya melihat sebuah perjalanan trading seseorang. Secara keseluruhan baik yang sudah mahir, atau masih newbie semua akan dilihat dari cara mereka melakukan trading. Lha, tradingnya berisiko tidak? Tidak. Kalau begitu berarti trading mereka profitable.
Bagaimana jika sudah tidak berisiko, tiba-tiba modalnya habis karena MC? Kalau sudah tidak berisiko kok masih bisa MC, berarti dicari dulu nih permasalahannya. Mungkin bisa karena listrik mati selama berhari-hari, atau akun trading kena suspend sehingga tidak bisa dibuka beberapa waktu. Yang penting bukan berapa banyak risiko akun kita, namun mampukah kita menjadikan akun aman dari risiko. Ini yang penting.
Selalu trading dalam trend
Menjadi seorang trader yang profitable selalu berpegang kepada trend. Jika tidak diketahui arah trend, maka cenderung untuk tidak open. Jadi mereka lebih sabar menunggu, lebih sabar menanti, sampai menemukan signal yang tepat sesuai sistem. Disini lagi-lagi berkaitan dengan sistem. Oleh karena itu, penggunaan sistem sangat wajib dan modal utama menjadi seorang trader yang profitable.
Bagaimana jika tarder yang lebih suka melawan tren? Melawan trend yang bagaimana ini? Jika marketnya balik arah sedangkan open posisi sudah ada sebelumnya, itu namanya tidak melawan arah, namun kebetulan mengikuti arah tren.
Menjadi seorang yang profitable dibutuhkan kesabaran, keuletan, serta ketelitian tinggi untuk mencapai hasil yang benar-benar sesuai keinginan. Semakin trader paham akan market, semakin takut akan risiko. Sebaliknya jika trader masih sedikit memahami pasar, berarti mereka senang bergumul dalam risiko.
KesimpulanCiri orang yang sudah menjadi trader profitable adalah mereka mampu mengecilkan drawdown serta selalu mengikuti arah market. Karena keberadaan mereka selalu menjaga akun tetap terhindari dari risiko. Berjuanglah untuk bisa menjadi trader profitable!
Sumber: Seputarforex.com






